Virus Corona

Wonderkid Chelsea Minta Maaf kepada Pelatih Setelah Dirinya Terciduk Keluyuran Saat Dikarantina

Mason Mount meminta maaf kepada Frank Lampard usai tertangkap basah berkeliaran di tempat umum saat menjalani masa karantina akibat virus corona

AFP/Daniel Leal-Olivas
Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Frank Lampard (kiri) memeluk pemain tengah Chelsea asal Inggris, Mason Mount usai mereka memenangi laga babak kelima Piala FA antara Chelsea kontra Liverpool di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB. Chelsea berhasil mengkandaskan Liverpool setelah menang dengan skor 2-0, The Blues pun melaju ke babak perempat final. AFP/Daniel Leal-Olivas 

TRIBUNNEWS.COM - Wonderkid Chelsea, Mason Mount, telah meminta maaf kepada Frank Lampard usai tertangkap basah berkeliaran di tempat umum saat menjalani masa karantina akibat virus corona atau COVID-19.

Para pemain Chelsea beserta para staf pelatih sedang menjalani masa karantina secara mandiri di rumah masing-masing.

Hal tersebut dilakukan pihak Chelsea akibat ada satu pemainnya, Callum Hudson-Odoi, yang telah dinyatakan positif mengidap virus corona atau COVID-19 pada Jumat (13/3/2020).

"Para pemain yang berhubungan langsung dengan Hudson-Odoi secara dekat akan diisolasi sesuai anjuran dari pemerintah," tulis Chelsea melalui situs resmi klub.

Namun, wonderkid Chelsea, Mason Mount, nampaknya tidak menggubris perintah tersebut.

Mount tertangkap basah sedang berkeluyuran di Barnet, London Utara, bersama pemain dari West Ham United, Declan Rice.

Mount dan Rice terlihat bermain bola di Trent Park Football pada hari Minggu (15/3/2020) ketika jam makan siang.

Mengetahui kejadian tersebut, juru bicara Chelsea mengatakan bahwa pihak klub telah mengingatkan kepada Mount perihal tanggung jawabnya.

BACA HALAMAN BERIKUTNYA >>>

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved