Para Pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund Sepakat Gajinya Dipotong Akibat Virus Corona

Para pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund rela gajinya dipotong demi menghadapi krisis akibat virus Corona.

Para Pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund Sepakat Gajinya Dipotong Akibat Virus Corona
FOX Sports Asia
Ilustrasi - Para Pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund Sepakat Gajinya Dipotong Akibat Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM - Para pemain Bayern Munchen dan Borussia Dortmund rela gajinya dipotong demi menghadapi krisis akibat virus Corona.

Alasan kedua raksasa Liga Jerman tersebut rela memotong gajinya adalah untuk membantu keuangan klub serta membayar sebagian besar gaji karyawan kedua tim tersebut.

Nantinya, para pemain Bayern Munchen akan mengalami pemotongan gaji sebanyak 25 persen dilansir BBC.

Baca: Inter Milan Tawarkan Diskon Jika Bayern Muenchen Inginkan Ivan Perisic

Baca: Rekor Tak Terkalahkan Milik Manchester United Hanya Kalah dari Bayern Muenchen

Para Pemain Bayern Munchen Merayakan Gol Thomas Muller (@FCBayern)
Para Pemain Bayern Munchen Merayakan Gol Thomas Muller (@FCBayern) (Twitter Bayern Munchen (@FCBayern))

Sementara untuk Borrusia Dortmund, para pemain sedang membicrakan dengan pihak klub seberapa besar mereka akan mengalami pemotongan gajinya.

Sebelum kedua tim tersebut, para pemain di Borussia Monchengladbach menjadi yang pertama kali di Jerman yang bersedia untuk memotong gajinya demi membantu keuangan klub dan membayar gaji karyawan lainnya.

Bahkan para pemain sendiri yang menawarkan untuk memotong gajinya.

"Tim sudah memberikan tawaran untuk memotong gajinya jika hal itu bisa membantu keuangan klub dan para karyawan."

Baca: Frank Lampard Sebut Chelsea Berbeda Level dari Bayern Munchen Setelah Alami Kekalahan Telak

Baca: Pujian dan Ambisi Hansi Flick bersama Bayern Munchen Setelah Jungkalkan Chelsea di Kandang

'Tujuannya adalah agar tim kami (Monchengladbach) bisa bertahan ditengah krisis virus Corona dan mampu melanjutkan tampa harus melakukan pemecatan," terang manajer direktur tim, Stephan Schippers dilansir BBC (19/3/2020) lalu.

Liga Jerman sendiri sudah berhenti sejak 8 Maret 2020 lalu setelah mewabahnya Virus Corona di Eropa.

Sementara beberapa pemain di Liga Jerman sudah menyumbangkan sebagian hartanya untuk membantu menangani masalah Virus Corona.

Halaman
12
Penulis: Atreyu Haikal Rafsanjani
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved