Liga 1

Penyerang Barito Putera Prioritaskan Pencegahan Virus Covid-19 Utamanya untuk Para Lansia

Penyerang Barito Putera, Aleksandar Rakic, memprioritaskan pencegahan virus covid-19 utamanya untuk mereka para lansia.

Penyerang Barito Putera Prioritaskan Pencegahan Virus Covid-19 Utamanya untuk Para Lansia
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Aleksandar Rakic (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Penyerang Barito Putera, Aleksandar Rakic memprioritaskan pencegahan virus covid-19 utamanya untuk mereka para lansia.

Ia menilai wabah virus corona ini sangat rentan menjangkit kalangan lanjut usia dibanding kalangan muda.

Lansia masuk kelompok rentan terinfeksi virus corona karena sistem kekebalan tubuhnya melemah seiring pertambahan usia.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Geriatrics untuk Sistem Kesehatan Sinai dan Jaringan Kesehatan Universitas Toronto, Dr. Samir Sinha.

Senada dengan Dr. Samir Sinha, Aleksandar Rakic yang sekarang membela Barito Putera memberikan perhatian khusus dampak wabah covid-19 ini terhadap mereka yang rentan utamanya adalah para manula.

Dimulai dari dirinya sendiri untuk tetap menjaga diri dengan tetap tinggal dirumah saja.

Top scorer liga 1 2018 ini hanya keluar pada saat yang mmendesak seperti membeli makanan atau kegiatan penting lainya.

Tidak lupa, dia juga mengenakan perlengkapan tambahan seperti masker dan membersihkan seluruh badan seusai keluar rumah

Rakic sangat mengerti walaupun dirinya mungkin sehat tapi banyak orang di sekitarnya yang rentan terpapar oleh virus covid-19 ini.

Salah satunya adalah mereka yang sudah lanjut usia, Rakic mewanti-wanti untuk selalu perhatikan dan lindungi mereka.

"Saya menghormati upaya melawan virus corona meski sejatinya virus ini paling berbahaya bagi para manula," ucap Rakic.

"Karena itu, saya tetap tinggal di rumah untuk melindungi orang-orang di sekitar saya yang sudah berusia senja, walaupun saya dalam kondisi sehat. Saya akan tetap melanjutkan apa yang saya lakukan," tuturnya lagi.

Dia menilai masih banyak orang yang mengabaikan tentang bagaimana bahanya virus covid-19 yang sudah memakan banyak korban jiwa.

"Saya melihat banyak orang tidak menganggap serius situasi saat ini. Tetapi jika lihat di Italia ada 627 orang meninggal dunia hanya dalam kurun waktu 24 jam," katanya.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved