Liga 1

Kasus Positif Corona Meningkat Drastis, Legiun Asing PSIS Semarang Harap Indonesia Putuskan Lockdown

Salah seorang pemain asing PSIS Semarang menyarankan pemerintah Indonesia agar memberlakukan lockdown dalam penanganan pandemik corona saat ini.

instagram/@flaviobeckjunior
Absennya Flavio Beck membuat geram Dragan Djukanovic yang kini menjadi arsitek baru PSSI Semarang 

TRIBUNNEWS.COM - Salah seorang pemain asing PSIS Semarang menyarankan pemerintah Indonesia agar memberlakukan lockdown dalam penanganan pandemik corona saat ini.

Kasus orang terinfeksi virus corona yang semakin meningkat menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan oleh semua pihak.

Berdasakan konferensi pers yang digelar di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (25/3/2020), jumlah kasus corona di Indonesia bertambah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menginformasikan jumlah pasien positif menjadi 790.

Bertambah 105 dari data terakhir Selasa (24/3/2020) yakni 685 orang.

Baca: Virus Corona Mengganas, Boeing Tutup Sementara Pabrik di Washington

Baca: Jumlah Pasien Positif Corona Terus Meningkat, Pemda Diimbau Ketatkan Social Distancing

Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto
Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto (istimewa)

Terdapat ralat data yang kemarin tercatat 686, menjadi 685 karena terdapat 1 pasien yang tercatat dua kali di rumah sakit yang berbeda.

Data menunjukkan jumlah pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang bertambah 1 dari data sebelumnya 30 orang, menjadi 31.

Sayangnya, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah menjadi 58 orang.

Menanggapi situasi tersebut, Flavio Beck yang kini bermain bersama PSIS Semarang memberikan saran terkait situasi tersebut.

"Saya pikir Indonesia harus melakukan lockdown sekarang untuk pencegahan karena Indonesia adalah negara yang besar dengan banyak orang," kata Flavio Beck dikutip dari BolaSport.com.

Halaman
12
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved