Saddil Ramdani Resmi Dilaporkan Polisi Akibat Dugaan Penganiyaan di Kampung Halamannya

Saddil Ramdani terancam diputus kontrak oleh Bhayangkara FC akibat kini tersangkut masalah hukum.

dok pribadi
Saddil Ramdani saat menjalani latihan dengan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (21/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Penyerang timnas Indonesia, Saddil Ramdani harus berurusan dengan pihak kepolisian akibat kasus kekerasan.

Mantan pemain Persela Lamongan  itu diduga melakukan tindak kekerasan terhadap seseorang di kampung halamannya, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Klub Liga 1 musim 2020, Bhayangkara FC, selaku klub Saddil Ramdani saat ini sudah menyerahkan kasus ini ke Polres Kendari, Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya, manajemen Bhayangkara FC akan mencari informasi lebih dalam terkait permasalahan hukum yang menimpa pemain kelahiran 2 Januari 1999 itu.

“Kami menyerahkan proses hukum kepada Polres Kendari,” tegas Manajer Tim Bhayangkara FC, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, seperi dilansir dari laman resmi klub, Rabu (1/4/2020).

Pemain Tim Nasional Indonesia U22 Saddil Ramdani menggiring bola pada pertandingan persahabatan antara Indonesia U22 vs Myanmar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Timnas Indonesia U22 kalah dari Myanmar dengan skor 1-3.
Pemain Tim Nasional Indonesia U22 Saddil Ramdani menggiring bola pada pertandingan persahabatan antara Indonesia U22 vs Myanmar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017). Timnas Indonesia U22 kalah dari Myanmar dengan skor 1-3. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Saddil Ramdani

Baca: Satu Pertandingan Liga Champions Dituding jadi Bom Biologis Virus Corona, UEFA: Kami Bisa Apa?

Terlepas dari proses hukum yang masih ditangani pihak berwajib, Saddil juga dibayangi sanksi dari klub.

Menurut Pasal 12 poin 2.a dalam kontrak pemain Bhayangkara FC, kontrak Saddil Ramdani bersama Bhayangkara FC bisa berakhir jika ia terjerat hukum pidana.

“Kami tunggu proses penyeledikan pihak berwajib. Setelah itu, kami akan membahasnya dalam rapat manajemen,” jelas AKBP I Nyoman Yogi Hermawan.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Saddil Ramdani diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang bernama Irwan di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kendari, Jumat (27/3/2020).

Saddil Ramdani di Bhayangkara FC.
Saddil Ramdani di Bhayangkara FC. (Tribunnews.com)

Saddil kemudian dilaporkan ke Polres Kendari, oleh pelapor bernama Adria, yang diketahui merupakan teman dekat Irwan, satu hari berselang.

Halaman Selanjutnya ------------->

 
Editor: Archieva Prisyta
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved