Breaking News:

Liga 1

Langkah Yoyok Sukawi untuk Pemain PSIS Semarang jika Kompetisi Dihentikan

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi telah membuat langkah antisipasi jika sewaktu-waktu kompetisi sepak bola di Indonesia diberhentikan.

Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Yoyok Sukawi. 

TRIBUNNEWS.COM - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi telah membuat langkah antisipasi jika sewaktu-waktu kompetisi sepak bola di Indonesia diberhentikan.

Saat ini baik gelaran Liga 1 dan Liga 2 ditangguhkan hingga 29 Mei 2020 akibat pandemi covid-19 (virus corona).

PSSI selaku organisasi Induk Sepak Bola di Tanah Air memutuskan untuk mengembalikan gelaran kompetisi pada awal Bulan Juli mendatang.

Namun langkah tersebut dapat direalisasikan jika kondisi telah di rasa aman maupun pemerintah telah menyatakan tak ada lagi status darurat pandemi covid-19.

Yoyok Sukawi.
Yoyok Sukawi. (Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra)

Baca: Tidak Semua Pemain PSIS Semarang Kirim Video Latihan, Dragan Tetap Optimis

Baca: Tiga Klub di Liga 1 yang Miliki Julukan dari Tokoh Pahlawan: Barito Putera hingga PSIS Semarang

Kondisi tersebut tentu membuat adanya wacana bahwa kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2 musim ini untuk dihentikan.

Tentu saja wacana pemberhentian kompetisi mendapatkan berbagai komentar dari insan sepak bola Indonesia, termasuk Yokyok Sukawi.

Dragan Djukanovic selaku pelatih PSIS Semarang enggan berpuas diri seusai tim asuhannya menjalani start yang cukup bagus di Liga 1 2020.
Dragan Djukanovic selaku pelatih PSIS Semarang enggan berpuas diri seusai tim asuhannya menjalani start yang cukup bagus di Liga 1 2020. (instagram/psisfcofficial)

CEO PSIS Semarang itu menyayangkan jika benar-benar kompetisi akan dihentikan.

Menurutnya jika wacana tersebut akan benar-benar terjadi, maka akan banyak pihak yang mendapatkan kerugian.

"Ya gimana lagi, kalau ini nanti justru dihentikan permanen ya pemain juga terancam nganggur dan tidak ada pemasukan setahun. Kan kasihan juga mereka," terang Yoyok, Senin (6/4/2020), seperti yang dikutip Tribunnews.com dari Tribun Jateng.

Meskipun demikian, jika skenario terburuk itu akan berlangsung, maka CEO Mahesa Jenar tersebut telah membuat langkah antisipasi yang diberlakukan untuk pemainnya.

Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved