Liga 1
Sambut Bulan Ramadhan, Febri Hariyadi Lakukan Program Latihan Mandiri dari Persib Bandung
Febri Hariyadi Siap Lakukan Program Latihan Mandiri dari Persib Bandung di Bulan Ramadan
Penulis:
Gigih
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Gelandang cepat Persib Bandung, Febri Hariyadi, mengaku siap menjalankan program latihan di tengah Puasa Ramadhan.
Dengan datangnya bulan Ramadhan, beberapa tim menyiapkan program khusus untuk menyiasati kebugaran pemain.
Terlebih dengan Liga 1 2020 yang terhenti karena adanya wabah Corona, membuat tim-tim tentu menyiapkan program latihan bagi para pemain untuk dilakukan di rumah.
Puasa Ramadhan tak menghalangi Febri Hariyadi untuk menjalankan program latihan mandiri di rumah.
Gelandang Persib Bandung pemilik nomor 13 ini mengaku tak mengalami kendala berarti saat menjalani latihan sambil berpuasa.
"Ramadhan tak menghalangi program laihan, situasinya tidak berbeda seperti tahun-tahun lalu, tetap ada latihan saat Ramadhan," kata pemain yang akrab disapa Bow itu, di laman resmi klub.
Bagi Febri dan para pemain Persib Bandung lainnya, berlatih di saat bulan puasa adalah hal biasa.
Bahkan pada Ramadhan musim lalu, pemain tetap bertanding dan berkompetisi.
Diakui Bow, Ramadhan tahun ini agak berbeda karena tidak ada aktivitas latihan bersama.
Pertandingan liga pun dihentikan karena wabah virus corona.
Pada masa pandemi Corona saat ini, para pemain hanya berlatih secara mandiri menjelang berbuka puasa.
"Bedanya kalau sekarang latihan di rumah dan biasanya bersama tim. Karena situasinya seperti ini, jadi sedikit berbeda," kata pemain Timnas Indonesia ini.
Selain itu, pemain bernomor punggung 13 ini mencoba untuk tetap tenang di tengah wabah Corona.
"Pastinya tidak seperti Ramadhan sebelumnya karena adanya wabah virus corona.
Tidak bisa berkumpul dengan keluarga, itu mungkin bedanya sekarang," kata Febri Hariyadi.
"Selebihnya, kita tetap bisa nyaman dan aman selama bulan puasa.
Menjalankan imbauan pemerintah dan tetap jaga kondisi di saat berpuasa," lanjut Bow.
Untuk mempercepat pemutusan rantai penyebaran Covid-19, Bow memilih lebih banyak di rumah.
Keluarganya pun tak melakukan kegiatan menyambut Ramadhan seperti tahun lalu.
"Jadi, tidak bisa seperti biasanya ngumpul dengan keluarga besar dan memulai Ramadhan bersama-sama, semoga situasi ini segera kembali pulih," ucapnya.
Hal ini senada dengan Robert Alberts yang mempersiapkan pola makan dan latihan bagi pemain selama menjalani ibadah puasa Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.
Menurut pelatih asal Belanda ini, pola makan berperan penting dalam menunjang pemain untuk menjalani program latihannya, khususnya saat mereka berpuasa.
Coach Robert pun berencana menyiapkan pola makan dan nutrisi bagi pemain yang berpuasa.
Adapun bagi pemain yang tidak menjalankan puasa akan melakukan perintah sebelumnya.
Baca: Berita Persib Bandung: Castillion Jaga Pola Hidup Bersih di Belanda hingga Rajin Berjemur
Baca: ON THIS DAY - Kalahkan Pelita Jaya, Persib Bandung Melaju ke 16 Besar Piala Indonesia 2010
"Kami sudah membuat rencana makanan dan nutrisi untuk pemain yang berpuasa."
"Sementara untuk pemain yang tidak berpuasa, mereka masih melakukan hal yang sama seperti sebelumnya," ungkap Robert dikutip Tribunnews dari laman resmi Persib.
Coach Robert pun juga percaya, apa yang sudah dipersiapkan oleh jajarannya untuk para pemain.
Meliputi program latihan maupun asupan makanan sudah merupakan yang terbaik untuk menangkal ancaman Covid-19.
"Saya berharap, semua pemain tetap sehat, kuat dan selalu memiliki motivasi tinggi dalam menjalani latihan mandiri."
"Kami masih berlatih di tempat tinggal masing-masing karena hanya ini cara untuk menghentikan virus ini," bebernya.
Selain memperhatikan asupan makanan, pelatih berusia 65 tahun tersebut juga tengah menyiapkan 2 program untuk anak asuhnya.
Menurut mantan pelatih Serawak FA ini, kedua program tersebut ditujukan kepada pemain yang menjalankan ibadah berpuasa dan untuk mereka yang tidak berpuasa.
Baca: Pemain Persib Bandung Disiplin Latihan Mandiri, Robert Alberts Kembali Siapkan Program
Baca: Rahasia di Balik Semangat Henhen Herdiana Setiap Jalankan Program Latihan Persib Bandung
"Tentu saja kami tak lupa, pekan depan Ramadhan akan dimulai."
"Kami sudah menyiapkan dua program, yaitu program latihan bagi pemain yang berpuasa dan mereka yang tidak berpuasa," kata Robert dikutip dari laman klub.
Ramadhan tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya mengingat pandemi corona yang semakin meluas di dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut sangat berdampak kegiatan aktivitas seluruh umat manusia di muka bumi.
Terutama bagi industri olahraga seperti kompetis sepak bola yang merasakan imbas dari wabah Covid-19.
Seperti diketahui seluruh kompetisi sepak bola di Tanah Air baik Liga 1 maupun Liga 2 harus ditangguhkan hingga 29 Mei dan dilanjutkan kembali pada Juli mendatang.
Baca: Robert Alberts Pastikan Program Latihan Persib Bandung Pekan Ini Berjalan Baik
Baca: Persib Bandung Bagi Abdul Aziz, Ingin Wujudkan Impian Rengkuh Gelar Juara
Bukan cuma itu, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pun terancam dihentikan total apabila Pemerintah Indonesia tidak mencabut status darurat hingga batas 29 Mei.
Situasi ini menyebabkan aktivitas latihan para pemain sepak bola harus dilaksanakan secara mandiri.
Ramadhan ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya bagi aktivitas para pemain Pangeran Biru.
Kali ini, latihan di bulan Ramadhan akan digelar secara mandiri di tempat tinggalnya masing-masing.
Baca: Berita Persib Bandung: Victor Igbonefo Ceritakan Keinginan Mendiang Sang Papa
Baca: Bek Asing Barito Putera Beri Dukungan & Usulan Terkait Pengganti Kompetisi Liga 1
Baca: Satu-satunya Jadi Hiburan Masyarakat Aceh, Presiden Persiraja Harap Liga 1 Kembali Bergulir
Karenanya, Robert pun berharap para pemainnya, baik mereka yang muslim maupun bukan, untuk tetap berlatih sehingga kebugarannya tetap terjaga dengan baik.
"Semua pemain tetap akan mendapat program latihan tentang apa saja yang harus dilakukan di bulan yang baik ini, agar kondisi mereka tetap optimal," terangnya.
(Tribunnews.com/Gigih)