Sabtu, 11 April 2026

Liga Inggris

Mauricio Pochettino Belum Bisa 'Move On' dari Tottenham

Pelatih 48 tahun asal Argentina itu memiliki keinginan, suatu saat nanti bisa kembali menjadi juru taktik Tottenham.

Editor: Daryono
zimbio.com
Mauricio Pochettino 

TRIBUNNEWS.COM - Mauricio Pochettino belum bisa move on dari mantan timnya Tottenham Hotspur sejak didepak pada 19 November tahun lalu.

Pelatih 48 tahun asal Argentina itu memiliki keinginan, suatu saat nanti bisa kembali menjadi juru taktik Tottenham.

Pochettino membesut Tottenham sejak Mei 2014.

Meskipun belum menghadirkan trofi juara, Pochettino telah banyak membawa kemajuan untuk tim berjuluk The Lilywhites tersebut.

Baca: Tottenham Ikuti Langkah Arsenal Gelar Latihan Jelang Liga Inggris Dimulai Kembali

Baca: Tottenham Hotspur Bersiap Ditinggal Tanguy Ndombele yang Gencar Diincar Barcelona

Tottenham bisa mematahkan catatan tak pernah finis di atas Arsenal dalam beberapa musim ke belakang.

Prestasi paling membanggakan Pochettino dengan mengantarkan Tottenham ke final Liga Champions 2018/2019, yang mana merupakan kali pertama bagi tim London Utara tersebut sejak berdiri.

"Sejak aku meninggalkan klub (Tottenham), mimpiku adalah suatu hari nanti kembali dan menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai."

"Jauh di lubuk hatiku aku ingin suatu hari nanti kembali, klub ini istimewa," kata Pochettino dalam wawancara BT Sport.

Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino (zimbio.com)

Saat ini Mauricio Pochettino tengah dikaitkan dengan tim Liga Inggris, Newcastle United setelah diakuisisi oleh pangeran asal Arab Saudi.

Pochettino digadang-gadang masuk dalam proyeksi perombakan tim Newcastle lantaran dinilai memiliki dana segar nan melimpah.

Sejak diberhentikan November tahun lalu oleh Tottenham, Pochettino tidak bekerja seperti biasanya, namun dia selalu ingin kembali ke Liga Inggris.

Sempat dikaitkan dengan Man United, tetapi tidak terealisasi hingga saat ini.

Masa bakti Steve Bruce, pelatih Newcastle saat ini akan berakhir pada akhir musim.

Namun spekulasi pergantian dengan Pochettino masih belum jelas dan kapan itu bakal terjadi.

Baca: Eks Gelandang Arsenal Ungkap Perbedaan Cesc Fabregas dan Mesut Oezil

Baca: Ryan Giggs Sebut Mantan Pemain Arsenal Sebagai Lawan Terberatnya

Baca: Manchester United Belum Bisa Melihat Potensi Mason Greenwood Akibat Covid-19

Dalam laporan Sky Sports, pemilik baru Newcastle percaya akan kemampuan melatih Pochettino bisa membawa Newcastl bersaing dengan tim papan atas dan menjadikan salah satu tim top Eropa.

Persentase kemenangan bersama tottenham bisa menjadi nilai tambahan bagi Newcastle untuk memboyong Pochettino ke St James Park.

Namun jika gagal, kabarnya Newcastle memiliki opsi untuk menarik kembali Rafael Benitez.

Mantan juru taktik Liverpool itu adalah pelatih yan berhasil membawa Newcastle ke kasta tertinggi sepak bola Inggris pada musim 2016/2017.

Keinginan baru Newcastle ternyata tak sejalan dengan Graeme Souness, yang pernah menjabat sebagai pelatih The Magpies -julukan Newcastle.

Menurutnya, Newcastle harus memberikan waktu untuk Steve Bruce membuktikan kapasitasnya.

Tak melulu nama pelatih besar bisa mendongkrak prestasi tim.

"Saya pikir "Saya pikir mereka harus memberikan celah karena dia melakukan pekerjaan yang fantastis di sana dengan sumber daya terbatas di bawa tekanan sepanjang waktu."

"Saya sudah berada di pekerjaan itu dan itu sulit."

"Saya pikir dia tampil sangat baik, tetapi seperti halnya dalam sepakbola, orang-orang baaru yang masuk akan menginginkan pemain mereka sendiri dan itu akan berada tepat di seberang klub sepakbola," kata Souness kepada Football Show.

(Tribunnews.com/Sina)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
31
21
7
3
61
22
39
70
2
Man. City
30
18
7
5
60
28
32
61
3
Manchester United
31
15
10
6
56
43
13
55
4
Aston Villa
31
16
6
9
42
37
5
54
5
Liverpool
31
14
7
10
50
42
8
49
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved