Breaking News:

Liga 1

Menpora Tak Setuju Liga Dilanjutkan dengan Opsi Digelar Tanpa Penonton

Meski tanpa penonton, pertandingan sepakbola tetap saja melibatkan ratusan orang dalam pelaksanaannya, risiko penyebaran covid-19 tetap besar

Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali saat menyalami pemain Persiba dan Kalteng Putra sebelum memulai pertandingan awal Liga 2 2020 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (14/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Jerman baru saja memberikan izin kepada Liga sepakbola Jerman, Bundesliga untuk kembali menggulirkan pertandingan.

Pertandingan Bundesliga digelar dengan syarat tanpa penonton dan faktor kesehatan pelaku di dalamnya harus dipantau semaksimal mungkin.

Namun, langkah yang dilakukan pemerintah Jerman tak bisa diikuti Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan opsi tersebut juga sempat ia tanyakan ke klub-klub dan mereka tak menginginkan liga digelar tanpa penonton.

“Dari komunikasi saya dengan beberapa klub, belum semua saya tanyakan. Itu benar adanya yang mengusulkan tanpa penonton, tapi mereka tidak mau,” kata Menpora dalam bincang santai di Instagaram,  Rabu (6/5/2020).

Menpora menjelaskan, meskipun pertandingan digelar tanpa penonton itu bakal ada banyak orang di dalamnya, seperti pemain, ofisial, pelatih, panitian penyelenggara, wasit dan keamanan.

“Kalaupun (digelar) tanpa penonton tetap ada saja yang terlibat di situ, yang terlibat itu sekitar 200-an orang; pemain, ofisial, kemanan, wasit dan panitia.  Tapi saya tidak akan memutuskan saya serahkan kepada LIB PSSI yang memutuskan,” ujarnya.

Secara pribadi Menpora tak setuju pada opsi pertandingan dihelat tanpa penonton.

Ia justru meminta semua sabar dan menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Seperti diketahui, status darurat Covid-19 di Indonesia masih berlangsung hingga 29 Mei 2020.

“Kalau saya sih meski tanpa penonton itu jangan (Digulirkan) dan kebetulan mayoritas klub mereka juga bilang itu karena mereka tidak mau, tidak mau pertandingan tanpa penonton, itu opsi kemungkinan kecil ya. Yang paling penting menunggu sampai pemerintah bahwa Covid ini sudah selesai,” katanya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved