Liga 1
Marco Simic Idolakan Luka Modric, Ingin Jaga Konsistensi
Penyerang andalan Persija Jakarta, Marko Simic ternyata mengidolakan bintang Real Madrid, Luka Modric.
TRIBUNNEWS.COM - Penyerang andalan Persija Jakarta, Marko Simic ternyata mengidolakan bintang Real Madrid, Luka Modric.
Simic menjadi salah satu penyerang paling tajam di Liga 1 sejak bergabung dengan Persija pada 2017 lalu.
Dirinya bahkan merupakan topskor Liga 1 2019 dengan 28 gol yang ia ciptakan.
Dengan permainan gemilangnya ini, ternyata Simic mengidolakan pemain yang juga merupakan rekan senegaranya di kroasia, Luka Modric.
Baca: Rezaldi Hehanussa Beri Wejangan Khusus ke Adik Kandung yang Masuk Tim Utama Persija
Baca: Legenda Persija Jakarta, Aris Indarto Kenang Laga Spesial Saat Kalahkan PSM Makassar di Tahun 2001
Simic yang kini sudah memasuki usia 32 tahun ingin menjadikan konsistensi yang ditunjukkan oleh Modric sebagai motivasinya.
Walaupun Modric saat ini sudah measuki usia 34 tahun, dirinya masih bisa bertanding di level tertinggi bersama Madrid.
“Sebagai orang Kroasia tentu saya mengidolai Luka Modric. Dia adalah sosok panutan saya, pemain profesional dan dapat menjadi contoh bagi semua orang,” jelas Simic dilansir laman resmi Persija.
“Di usia 34 tahun ia tetap dalam level tertinggi. Itu yang membuat saya kagum dengannya,” imbuh Simic.
Simic sendiri sudah membuktikan usia bukanlah halangannya untuk menjadi striker tajam di kompetisi Liga 1.
Baca: Didi Kempot Meninggal Dunia, Bek Senior Persija: Kita Semua Sedih, Sobat Ambyar Pasti Kehilangan
Baca: Dua Pemain Persija Siap Melanjutkan ke Jenjang Perkuliahan, Utamakan Pendidikan
Dirinya berhasil membawa Persija menjadi juara Liga 1 2018 dan mampu mencetak 18 gol.
Lalu di Liga 1 2019, meski Persija gagal mempertahankan gelar juaranya, Simic berhasil keluar sebagai topskor dengan 28 gol.
Total sejak bergabung dengan Persija, Simic sudah mencetak 56 gol dari 77 laga yang telah dilakoninya.
Sementara musim ini sendiri, Simic sudah mencetak satu gol dari dua pertandingan sebelum kompetisi Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi virus Corona.
Penampilan gemilang Simic sendiri di Liga 1 ternyata mendapat apresiasi dari rekan setimnya, Otavio Dutra.
Dutra yang juga pernah melawan Simic saat masih berseragam tim lain.
Bagi Dutra, meski baru tiga tahun merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia, Simic sudah menjadi salah satu striker yang berbahaya.
“Walaupun baru tiga tahun berkarir di Indonesia, Simic menjadi salah satu striker berbahaya di Indonesia," jelas Dutra beberapa waktu yang lalu di laman resmi Persija.
Bagi Dutra kelebihan Simic adalah mampu memanfaatkan peluang di depan gawang dengan bagus.
"Salah satu kelebihannya ia mampu memanfaatkan peluang di depan gawang dengan baik."
Baca: Daftar Pemain Persija Jakarta yang Menyeberang ke Persib Bandung
Baca: Dua Pemain Persija Siap Melanjutkan ke Jenjang Perkuliahan, Utamakan Pendidikan
"Ketika ada tiga peluang itu pastinya dua diantaranya bisa menjadi gol,” terang Dutra.
Selain itu, Simic juga memiliki keunggulan di bola-bola atas yang menurut Dutra kekuatan lompatan Simic seperti Crsitiano Ronaldo.
“Dia sangat kuat saat pegang bola ditambah lagi dia mempunyai tendangan luar bisa."
"Selain itu keunggulannya lainnya dia memiliki jumping header seperti Cristiano Ronaldo."
Dutra pun tak heran mengapa pada akhirnya gelar topskor disabet oleh Simic
Tentunya dengan kemampuan itu semua, ia layak menyandang top skor liga 1 musim lalu,” pungkasnya.
(Tribunnews/Haikal, Ipunk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/selebrasi-marko-simic-saat-menjebol-gawang-madura-united.jpg)