Soccer Star
On This Day: Gol Tunggal Ismed Sofyan Bawa Persija Jakarta Kalahkan Semen Padang
Bek kawakan milik Persija Jakarta berhasil menjadi pahlawan klubnya di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Penulis:
Rochmat Purnomo
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Tepatnya pada 8 Mei 2016 lalu, bek kawakan milik Persija Jakarta berhasil menjadi pahlawan klubnya di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Pada saat itu Ismed Sofyan berhasil mencetak gol tunggal untuk membawa Macan Kemayoran mengandaskan perlawanan Semen Padang dengan skor 1-0 dalam lanjutan ISC 2016 di di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Gol tunggal Macan Kemayoran dibukukan oleh bek sayap yang identik mengenakan nomor punggung 14 melalui titik putih.
Selain itu pertandingan tersebut juga merupakan laga kandang perdana Macan Kemayoran di kompetisi ini.

Baca: Bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo Ungkap Perbedaan Kultur Sepak Bola di Thailand & Indonesia
Baca: Rezaldi Hehanussa Beri Wejangan Khusus ke Adik Kandung yang Masuk Tim Utama Persija
Musim 2016, Macan Kemayoran masih dibesut oleh Paulo Camargo yang berhasil menyumbang kemenangan perdana di laga kandang pada kompetisi tersebut.
Dibawah asuhan Paulo Camargo, Macan Kemayoran tampil percaya diri dengan keluar menyerang tim tamu Semen Padang hingga paruh pertama usai.
Akan tetapi skor imbang tanpa gol 0-0 mengakhiri babak pertama setelah kedua tim bermain disiplin terutama lini belakang tim tamu.
Persija sendiri semakin agresif menyerang pertahanan Semen Padang di awal babak kedua.
Di menit ke-60 sejatinya Persija mendapatkan peluang matang melalui Ambrizal Umanailo.
Penyerang muda ini tinggal berhadapan dengan kiper Semen Padang, Jandia Eka Putra. Namun, tembakan yang dilepaskannya masih melenceng di sisi kiri gawang Jandia.

Keuntungan didapatkan Persija setelah pemain belakang Semen Padang, Novan Setya Sasongko mendapatkan kartu merah.
Fullback Kabau Sirah ini melakukan tekel keras pada Ismed. Ia mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan
Unggul pemain menjadikan Persija lebih leluasa menekan. Puncaknya, pada menit 76, Ambrizal dihentikan dengan tekel Hamdi Ramdan di kotak penalti Kabau Sirah.
Tekel itu dianggap illegal dan wasit pun menunjuk titik putih untuk kesebelasan Macan Kemayoran.
Ismed yang maju sebagi algojo pun sukses mengubah skor jadi 1-0. Gol sang skipper itu tak mampu disamakan oleh Semen Padang hingga laga usai.
Ismed Sofyan sendiri musim Liga 1 2020 ini masih berada di dalam skuad Persija Jakarta di bawah asuhan Sergio Farias.
Namun seiringnya bertambah usia, Ismed pada Liga 1 2020 belum mendapat kesempatan tampil dari sang pelatih dalam 2 pertandingan yang dilakoni.
Meski demikian, Ismed tetap akan menjaga kebugarannya disaat kompetisi terhenti akibat pandemi corona.

Seperti diketahui, hampir dua bulan kompetisi sepak bola Indonesia ditangguhkan sementara akibat pandemi Corona.
Virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut membuat kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2 harus ditangguhkan hingga 29 Mei mendatang.
Pertandingan dapat dilanjutkan pada awal Bulan Juli, dengan catatan pemerintah telah mencabut status kondisi darurat.
Bek senior Macan Kemayoran tersebut memiliki cara untuk mengisi waktu selama berada di rumah.
Pemain yang identik dengan nomor punggung 14 itu memaparkan, salah satunya tetap melakukan aktivitas latihan di rumah.

Baca: Sambut Hari Kartini, Gelandang Persija Jakarta Ungkap Peran Penting Sang Istri
Baca: Rayakan Ulang Tahun ke-27, Marc Klok Bicara Soal Ambisinya Bersama Persija Jakarta
Menjalani program latihan mandiri di rumah diyakininya juga merupakan langkah tepat untuk menekan risiko terkena Covid-19.
“Yang terpenting tetap berada di rumah. Apalagi banyak yang bisa dilakukan."
"Kalau saya berkumpul bersama orang tua di rumah sama saudara."
"Saya juga tidak lupa menjaga pola latihan,”ujar Ismed dikutip Tribunnews dari laman resmi Persija Jakarta.
Tidak hanya itu, bek kelahiran 28 Agustus 1979 juga mengatakan pentingnya untuk menjaga pola hidup sehat serta makan dalam situasi saat ini.

Baca: Tujuan Marc Klok Pindah ke Persija Jakarta, Ambisi Tim dan Masa Depan Karier jadi Pertimbangan
Baca: Gaya Bermain Evan Dimas Jadi Idola Pemain Muda Persija Jakarta
Apalagi hal tersebut sangat berperan penting dalam menunjang diri untuk menjalani program latihannya selama situasi saat ini.
“Sekali usia saya saat ini bukan usia yang muda lagi buat seorang pesepak bola tapi saya bersyukur masih diberikan kesehatan dan masih bisa beraktivitas seperti biasa."
"Yang terpenting saat ini saya harus menjaga pola makan serta pola hidup yang sehat,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/Ipunk)