Breaking News:

Liga Italia

Ancaman Nyata Jika Liga Italia Dilanjutkan, FIGC akan Diskusikan soal Protokol Kesehatan

FIGC, Menteri Olahraga, Menteri Kesehatan, CTS (teknis komite), dan FMSI akan melakukan pertemuan untuk mencapai keputusan bersama soal protokol medis

LOGO Liga Italia
Ancaman Nyata Soal Kelanjutan Liga Italia, FIGC akan Diskusikan Soal Protokol Kesehatan 

TRIBUNNEWS.COM - Soal kembalinya liga Serie A Italia saat ini memasuki babak baru setelah terjadi perselisihan antara Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dengan komponen liga, seperti klub, agen hingga pemain.

Permasalahannya adalah mereka menolak keputusan FIGC dalam perubahan protokol kesehatan yang menyebutkan jika ada satu kasus baru dalam satu tim.

Maka seluruh komponen, pelatih, pemain, dan staff offisial akan menjalani karantina selama 15 hari.

Hal ini berbeda dengan Bundesliga yang akan bergulir akhir pekan ini.

Bagi Bundesliga, yang akan menjalani karantina atau isolasi mandiri adalah mereka yang terinfeksi.

Hasil dan Klasemen Liga Italia, Juventus Kokoh di Puncak, Milan Geser Posisi Inter
Hasil dan Klasemen Liga Italia, Juventus Kokoh di Puncak, Milan Geser Posisi Inter (twitter.com/juventusfcen)

Pernyataan yang dikeluarkan FIGC hanya bertahan 24 jam, sebelum klub Serie A Liga Italia melayangkan protes.

Bahkan dalam laporan Football Italia menyebutkan, Serie A Liga Italia tidak akan melanjutkan sesi pelatihan pada 18 Mei mendatang.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat sebelum sesi latihan bergulir, FIGC, beserta Menteri Olahraga, Menteri Kesehatan, CTS (teknis komite), dan FMSI akan melakukan pertemuan untuk mencapai keputusan bersama soal protokol keehatan.

FIGC menyetujui apa yang dikeluhkan klub Serie A Liga Italia, karena menurut mereka hal yang paling penting adalah petugas medis klub.

Satu-satunya jalan keluar yang efektif dalam hal ini adalah menempatkan seluruh pasukan dan staf dalam satu wilayah dan tidak membiarkan mereka unutk kluar hingga Agustus mendatang atau hingga kompetisi musim ini berakhir.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved