Breaking News:

Transfer Pemain

William Saliba & Dayot Upamecano, Duet Impian Lini Pertahanan Arsenal?

Performa jebloknya Arsenal kerap terlihat kurang terorganisasinya dengan baik sektor pertahanan, kedatangan Saliba dan Upamecano jadi jawabannya.

instagram/w.saliba4/upamecano_5
William Saliba dan Dayot Upamecano 

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu sektor yang kerap menjadi sorotan terhadap performa kurang stabil yang dijalani Arsenal adalah lini pertahanan.

Performa jebloknya Arsenal memang kerap terlihat dari faktor kurang terorganisasinya dengan baik sektor pertahanan.

Kita ambil contoh, Arsenal harus kebobolan 51 gol dalam 38 pertandingan pada musim 2017/2018.

Rasio kebobolan tersebut dapat dikatakan cukup tinggi dibandingkan tim besar lainnya.

Manchester City yang saat itu menjadi juara hanya kebobolan 27 gol saja.

Diikuti Manchester United selaku runner-up dengan jumlah kebobolan 28 gol saja.

Baca: Arsenal Sempat Diperingatkan Agar Tak Rekrut Skhodran Mustafi dan Lucas Perez

Baca: David Luiz Terkesan dengan Sosok Mikel Arteta, Sang Dalang Utama Kebangkitan Arsenal

Semusim berselang, rasio kebobolan Arsenal masih belum berubah yakni 51 gol.

Kini memasuki musim ini, Arsenal sejauh ini telah kebobolan sebanyak 36 gol dari 28 pertandingan.

Hal itu mengindikasikan selalu kebobolan setiap pertandingannya dengan rasio lebih dari 1.

Semakin menuanya para pemain utama Arsenal yang menghiasi sektor belakang membuat kekhawatiran tersendiri bagi para pendukungnya.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved