Breaking News:

Liga 1

Mukti Ali Raja Setuju Sekolah Dibuka Kembali di Tangerang Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Mukti Ali Raja memikiki tiga orang anak yang sedang menjalani masa sekolah. Satu diantaranya di SMA dan dua lagi masih SD.Mukti Ali Raja memikiki tiga

wartakotalive.com/Rasanzani Simanjorang
Mukti Ali Raja (kiri), pelatih kiper Persita Tangerang bersama Hendro Kartiko (kanan), selaku pelatih kiper PSM Makassar 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Pemerintah Tangerang saat ini tengah menyusun protokol kesehatan untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah bersama dengan dinas pendidikan.

Kabar dibukanya kembali kegiatan belajar di sekolah dengan tatanan baru di Tangerang mendapat sambutan positif dari pelatih kiper Persita Tangerang, Mukti Ali Raja.

Pelatih kiper timnas U-19 Indonesia, Mukti Ali Raja, berpose seusai sesi latihan dalam rangkaian training camp (TC) timnas U-19 di Lapangan B, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2018).
Pelatih kiper timnas U-19 Indonesia, Mukti Ali Raja, berpose seusai sesi latihan dalam rangkaian training camp (TC) timnas U-19 di Lapangan B, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2018). (SEGAF ABDULLAH/BOLASPORT.COM)

Mukti Ali Raja memikiki tiga orang anak yang sedang menjalani masa sekolah. Satu diantaranya di SMA dan dua lagi masih SD.

"Kalau bisa memilih, sebagai orang tua saya lebih setuju sekolahnya offline atau tatap muka langsung. Anak-anak sudah jenuh di rumah, tidak ada aktifitas fisik dan kurang pergerakan. Motoriknya kurang stimulan (peningkatan saraf motorik)," ujarnya kepada Warta Kota, Sabtu, (30/5/2020).

Ada pun persetujuannya sekolah dibuka dengan kepastian protokol kesehatan di sekolah harus ketat serta disiplin yang tinggi.

Mukti Ali Raja
Mukti Ali Raja (ist)

Salah satu contoh yang dianggap baik menurutnya adalah penerapan satu meja untuk satu orang sehingga tetap tercipta sosial distancing.

Selain itu, sama seperti orang tua lainnya yang punya anak di sekolah dasar, ia mengatakan permasalahan yang sering ditemui adalah kala sang anak belum memahami secara mendalam tentang belajar online.

"Saat anak kurang paham tentang tugas atau belajar secara online, disitu orang tua yang akhirnya mengerjakan tugas tersebut," tuturnya.

Lantas, dalam penerapan new normal di bidang pendidikan, ia berharap agar pihak sekolah juga mampu mengaplikasikan protokol kesehatan sebaik mungkin.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved