Breaking News:

Pelatih Timnas Indonesia

Ketua Satgas Timnas: PSSI Ini Bohirnya, Shin Tae-yong Harus Ikut Arahan Pemberi Kerja

Mengapa PSSI ngotot untuk diadakan di Jakarta dan secepat-cepatnya bulan juli ini? Apa mau Shin Tae-yong?

Tribunnews/Abdul Majid
(ki-ka), Wasekjen PSSI, Maaike Ira Puspita, Hendri Herawan (Exco Bidang Timnas Indonesia), Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, Ketua Satgas Timnas Indonesia Syarif Bastaman dan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri saat melakukan jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman turut memberikan pernyataan mengenai adanya polemik antara manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dengan PSSI.

Sebelumnya, beredar di media-media di Korea Selatan bahwa Shin Tae-yong sangat kecewa dengan PSSI yang tak menyetujui programnya yang akan menggelar pemusatan latihan di Korea Selatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

PSSI justru menginginkan agar Shin Tae-yong tetap menggelar pemusatan latihan di Jakarta.

Baca: Shin Tae-yong Ingin Timnas Indonesia U-19 Latihan di Korea Selatan, PSSI Maunya di Jakarta

Baca: Wawancarai Shin Tae-yong, Media Korsel Sebut PSSI Bermuka Dua

Baca: Respons PSSI Terkait Pernyataan Shin Tae-yong di Media Korsel Soal Janji Tinggal Janji

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat diwawancarai setelah melihat anak asuhnya melakukan laga uji coba kontra Persita di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat diwawancarai setelah melihat anak asuhnya melakukan laga uji coba kontra Persita di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). (Tribunnews/Abdul Majid)

“Prinsipnya gini dalam kontrak, kami sebagai pemberi kerja, PSSI. Jadi PSSI ini bohirnya, sebagai profesional termasuk Shin Tae-yong jadi harus mengikuti arahan dari pemberi kerja. Waktu, metoda, tempat itu ranah PSSI,” kata Syarif Bastaman dalam juma pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

“Mengapa PSSI ngotot untuk diadakan di Jakarta dan secepat-cepatnya bulan juli ini?

Karena kami tidak mau main-main terutama event tahun depan itu pertaruhan bangsa dan negara,

Jadi yang ada di PSSI ini bukan business as usual, yang penting penuhi kontrak, dibayar. Tidak begitu. Jadi sebenarnya siapapun pelatihnya, dia harus punya sense of urgency,” tegasnya.

Baca: Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Iringi Kegagalan Juventus: Pertama Kali Kalah Beruntun di Final

Baca: Catatan Ini Tunjukkan Betapa Melempemnya Cristiano Ronaldo Saat di Dua Final

Baca: Statistik Menarik Saat Manchester City Lumat Arsenal 3-0: The Gunner Jadi Lumbung Gol

Sementara itu, untuk mencari tahu tentang kebenaran-kebenaran pernyataan Shin Tae-yong yang ada di media-media Korea, PSSI telah menyiapkan tim untuk mengkonfirmasi langsung ke Shin Tae-yong.

Plt Sekjen Yunus Nusi mengatakan bahwa selama ini pembicaraan dirinya dengan Shin Tae-yong tak ada yang membahas hal-hal tersebut, dan terakhir masih berkoordinasi tentang persiapan TC Timnas Indonesia.

“Sampai dengan saat ini Shin Tae-yong masih komunikasi, dua hari yang lalu masih komunikasi dengan Wasekjen, bahkan hari ini kita baru saja komunikasi dalam rangka pematangan rencana untuk TC,” kata Yunus Nusi.

“Kami juga sudah tanyakan, sudah konfirmasi ke STY apakah benar statement itu. Kan kita tidak tahu media Korea seperti apa. Jadi kita tunggu dari STY, kita tidak akan bicara selama belum ada omongan langsung dari STY,” jelasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved