Breaking News:

Liga 1

Was-was Liga 1 2020 Dilanjutkan, Pelatih Persebaya: Novak Djokovic Saja Bisa Kena Covid-19

Oleh karena itu, dia berharap ada pengamanan seketat mungkin untuk menekan risiko terpapar Covid-19 serendah-rendahnya.

surya.co.id/habibur rohman
Aji Santoso saat melatih tim Persebaya Surabaya di Lapangan Polda Jatim, Minggu (1/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Keputusan PSSI melanjutkan Liga 1 2020 di tengah pandemi yang belum mereda disambut dingin Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso.

Di satu sisi, Aji menghormati keputusan federasi yang melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Akan tetapi, dia tidak menutupi bahwa ada rasa was-was untuk melanjutkan kompetisi.

Oleh karena itu, dia berharap ada pengamanan seketat mungkin untuk menekan risiko terpapar Covid-19 serendah-rendahnya.

"Bahwa kami menjalani kompetisi dalam kondisi tidak normal, itulah yang saya khawatirkan, memang harus benar-benar diperketat protokolnya," kata Aji Santoso.

Baca: Pemain yang Dilepas Persebaya Raih Penghargaan di Luar Negeri

Aji Santoso menjelaskan kembali bahwa sepak bola adalah olahraga yang mengharuskan kontak fisik, dengan kata lain risiko terpapar akan semakin besar.

Selain itu, dia menilai kasus petenis dunia Novak Djokovic juga bisa menjadi pelajaran.

Dengan demikian, ia berharap benar-benar ada protokol yang bisa menjamin keselamatan pemain

. "Yang saya takut itu nanti kalau ada yang positif kena. Di sepak bola tidak bisa physical distancing karena lawan dan kawan menjadi satu," ujar Aji.

"Kecuali seperti tenis, itu pun kita tahu petenis Novak Djokovic yang bermain dengan lawan terpisah saja bisa kena kan."

Baca: Kronologi Novak Djokovic dan Istri Terinfeksi Covid-19: Tiga Petenis Juga Positif Virus Corona

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved