Breaking News:

Jabatan Plt Yunus Nusi Dinilai Langgar Statuta, PSSI: FIFA dan AFC Tidak Mempermasalahkan

Eko menjelaskan Posisi Sekjen yang dirangkap oleh Komite Eksekutif juga pernah dilakukan oleh Joko Driyono pada tahun 2017.

dok pribadi
Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali saat bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Plt Sekjen Yunus Nusi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jabatan Pelaksana Tugas (Plt) PSSI yang kini diemban oleh Yunus Nusi dinilai melanggar Statuta.

Hal itu pun dikatakan pengamat sepakbola, Tommy Welly dalam akun youtubenya yang berjudul ‘PSSI langgar statuta demi pertahankan Plt Sekjen’.

Dalam video pendek itu, pria yang akrab disapa Bung Towel tersebut memaparkan bagian dari PSSI melanggar Statuta.

Baca: Ketum PSSI Tak Pusingkan Soal Posisi Sekjen: Sekarang Pikirkan World Cup Dulu

“Di pasal 61 ayat 4 statuta PSSI, disebutkan sekjen tidak boleh menjadi delegasi kongres atau Sekjen tidak boleh menjadi anggota badan dari PSSI,” kata Bung Towel.

“Artinya, keputusan PSSI mengangkat Yunus Nusi menjadi Plt sekjen adalah pelanggaran statuta karena Yunus Nusi adalah anggota Exco yang itu badan dari PSSI dan Yunus Nusi itu ketua Asprov Kaltim dalam hal ini delegasi Kongres,” jelasnya.

Menjawab dari penilain tersebut, PSSI melalui Head of media PSSI, Eko Rahmawanto menegaskan PSSI tak melanggar statuta atas pengangkatan Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen PSSI.

Baca: Kinerjanya Bagus, Yunus Nusi Berpeluang jadi Sekjen PSSI Tetap?

“Posisi pak Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen sekaligus anggota Exco yang jelas tidak melanggar statuta. FIFA dan AFC juga telah memberikan dukungan dan tidak mempermasalahkan hal ini. Korespondensi dengan FIFA dan AFC pun langsung ke Plt Sekjen PSSI,” kata Eko seperti dikutip dari lama resmi PSSI, Sabtu (1/8/2020).

“Bila nanti pak Yunus dikukuhkan sebagai Sekjen PSSI secara definitif, beliau pasti akan mengundurkan diri dari anggota Exco PSSI. Saat ini Plt Sekjen juga terus melakukan komunikasi dengan baik ke FIFA dan AFC,” sambungnya.

Eko menjelaskan Posisi Sekjen yang dirangkap oleh Komite Eksekutif juga pernah dilakukan oleh Joko Driyono pada tahun 2017.

Saat itu, Joko Driyono yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PSSI merangkap sebagai Plt Sekjen PSSI selama empat bulan hingga terpilihnya Sekjen definitif.

Berita Populer
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved