Breaking News:

Liga 1

Liga 1 Dilanjutkan Bulan Oktober, CEO PSIS Semarang Mulai Pikirkan Pemasukan Tim

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mulai pikirkan pemasukan tim jelang Liga 1 2020 dilanjutkan tanpa penonton.

Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Ilustrasi - Liga 1 Dilanjutkan Bulan Oktober, CEO PSIS Semarang Mulai Pikirkan Pemasukan Tim 

Seperti Persib Bandung menyatakan bakal bergantung dengan sponsor, berbeda dengan klub seperti Bhayangkara FC dan juga PSIS.

Jika Bhayangkara FC menyatakan sponsor pada menarik diri, PSIS mengatakan tidak bisa lagi menggantungkan diri kepada sponsor karena yang mereka dapatkan sudah habis.

“Kalau untuk sponsor lokal, kami masih jalan, namun sudah habis untuk persiapan awal dan operasional,” ujarnya.

“Jadi perlu diingat ya kami musim 2020 ini kan start persiapan dari bulan Desember 2019 hingga sekarang ya. Sekarang kami masih membayar gaji pemain dan ofisial kan,” kata Yoyok.

Baca: Hal-Hal yang Jadi Pangkal Keresahan Klub Soal Lanjutan Liga 1 2020

Baca: Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Bek Persebaya Mengira Kena Prank

Oleh karena itu, PSIS Semarang untuk lanjutan Liga 1 2020 ini hanya tinggal bergantung dengan hak komersial dan sokongan subsidi dari PT LIB.

Bantuan subsidi dari PT LIB untuk klub pada lanjutan Liga 1 2020 ini sebesar Rp800 juta.

Meski mendapatkan sebesar itu, klub-klub menilai masih kurang karena akan digunakan untuk biaya operasional dan yang lainnya.

“Iya. Makanya itu kan sangat berat untuk klub,” tuturnya.

Meski begitu, Yoyok menegaskan di situasi pandemi Covid-19 ini untuk pemegang saham memang mau tidak mau harus siap tombok.

Artikel ini telah tayang di Bolasport dengan judul "Liga 1 Tanpa Penonton, PSIS Semarang Tak Bisa Hanya Andalkan Sponsor"

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved