Soccer Star
5 Fakta Unik Kai Havertz: Idolai Mesut Ozil hingga Absen Bertanding Lantaran Fokus Ujian Sekolah
Berikut ini ulasan lima fakta unik yang perlu kamu ketahui tentang sosok gelandang baru rekrutan Chelsea, Kai Havertz.
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Husein Sanusi
TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini ulasan lima fakta unik yang perlu kamu ketahui tentang sosok gelandang baru rekrutan Chelsea, Kai Havertz.
Seperti yang diketahui bahwa Chelsea baru saja menuntaskan saga kepindahan transfer Kai Havertz dari Bayer Leverkusen.
Pemain internasional Jerman berusia 21 tahun itu diboyong Chelsea dengan mahar 70 juta poundsterling.
Kehadiran Havertz tentunya akan menjadi tambahan kekuatan yang luar biasa bagi Chelsea dalam mengarungi musim depan.
Havertz dikabarkan sepakat menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Chelsea.
Baca: Sukses jadi Rekrutan Keenam Chelsea, Kai Havertz Mengaku Bahagia
Sosok gelandang serba bisa itu tercatat menjadi rekrutan keenam Chelsea pada bursa transfer musim panas kali ini.
Sebelumnya klub asal London itu telah sukses menggaet Timo Werner, Hakim Ziyech, Ben Chilwell, Malang Sarr, hingga Thiago Silva.
Berbicara Havertz sepertinya tidak terlalu banyak orang yang mengetahu keunikan sang pemain.
Berikut ini lima fakta unik yang perlu kamu ketahui tentang Kai Havertz, dilansir Bongda:
1. Idolai Sosok Mesut Ozil
Havertz secara terbuka pernah mengakui dirinya sangat mengidolai pemain Arsenal sekaligus Timnas Jerman, Mesut Ozil.
Pengakuan tersebut tentunya tidak salah mengingat Havertz terlihat memiliki beberapa kesamaan dengan Ozil.
Gaya bermain Havertz yang berada di belakang striker alias sebagai pemain nomor sepuluh membuat dirinya memiliki peran yang sama dengan yang dijalankan Ozil.
“Saya mengagumi Mesut Ozil. Dia memainkan gaya permainan sepak bola seperti yang saya suka," ungkap Havertz.
"Dia selalu tenang dengan bola, tidak pernah stres. Saya suka menonton ketika ia bertanding,” lanjutnya.
Ozil sendiri memang memiliki kemampuan yang cukup mumpuni sebagai seorang playmaker.
Akurasi umpan, kemampuan menciptakan peluang, dan ketenangannya bermain membuat Ozil mampu menjadi pilar andalan setiap tim yang diperkuatnya.
2. Pemain dengan Dua Kaki Aktif
Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh seorang Havertz daripada lainnya adalah ia mampu bermain baik dengan kedua kakinya.
Havertz terkenal dengan kelihaiannya yang mampu menggunakan kaki kanan maupun kirinya dengan sama baiknya.
Sosok pemain masa depan Timnas Jerman itu juga memiliki postur tubuh yang ideal sebagai gelandang serang.
Kualitas sundulan, teknik, dan dapat bermain dalam banyak posisi membuat Lampard sepertinya menikmati keuntungan dalam menyusun skuad tim musim depan.
Baca: Bunyi Pernyataan Bayer Leverkusen soal Kabar Transfer Kai Havertz ke Chelsea
Karena keserbagunaannya dan kualitas berbeda yang ia miliki, Havertz terkadang dengan disamakan dengan istilah "Alleksoner".
Alleksoner yang bermakan pemain yang bisa melakukan apa saja di atas lapangan.
3. Absen Bertanding Lantaran Fokus Ujian Sekolah
Salah satu fakta unik yang jarang diketahui oleh banyak orang adalah ketika Havertz pernah absen membela Bayer Leverkusen karena fokus ujian sekolah.
Hal itu terjadi ketika Bayer Leverkusen akan bertanding melawan Atletico Madrid pada leg kedua ajang Liga Champions musim 2016/2017.
Bayer Leverkusen yang dijadwalkan akan bertindak sebagai tim tamu dalam laga tersebut terpaksa tidak bisa menurunkan Havertz.
Hal ini dikarenakan Havertz harus mengikuti ujian di sekolahnya.
Padahal Havertz telah menjadi bagian vital dalam permainan Bayer Leverkusen pada saat itu, meskipun sang pemain masih berusia 17 tahun.
Hingga pada akhirnya, Bayer Leverkusen harus disingkirkan oleh Atletico Madrid pada babak tersebut.
4. Dibandingkan dengan Ballack dan Kroos
Kemampuan luar biasa yang dimiliki Havertz membuat sang pemain kerap dibandingkan oleh para penggemarnya.
Dua pemain yang kerap menjadi sasaran perbandingan permainan Havertz adalah Michael Ballack dan Tony Kroos.
Havertz disamakan dengan sosok Ballack karena keduanya sama-sama memiliki tinggi badan sekitar 189 cm.
Baca: Real Madrid Rela Lepas Isco dan Toni Kroos ke Juventus Demi Paulo Dybala
Sementara itu, Havertz juga pernah dinilai oleh mantan kapten Bayer Leverkusen, Heiko Herrlich.
Herrlich menganggap Havertz adalah talenta terhebat yang pernah ia lihat sejak Kroos.
Justru pendapat berbeda pernah dilontarkan oleh Rudi Voeller yang menyebut Havertz lebih mirip permainannya dengan Ozil.
Alasan Rudi Voeller melayangkan pendapat tersebut lantaran Havertz mampu bermain dengan baik dengan kaki kirinya serta ia memiliki kualitas dalam mengontrol bola dengan kakinya.
5. Para Pemain Senior Bayer Leverkusen Banyak Belajar dari Havertz
Penjaga gawang Bayer Leverkusen, Lukas Hradecky pernah mengatakan bahwa Havertz adalah pemain paling berbakat yang pernah ia lihat.
Hradecky juga tak sungkan menyebut Havertz mampu menjadi inspirasi bagi pemain yang lebih tua usianya.
Alhasil pesona yang dimiliki Havertz membuat banyak orang yang lebih tua darinya mengangguminya.
"Saya belum pernah melihat pemain yang lebih bertalenta dalam karier saya, kecuali Havertz," ujar Hradecky dalam sebuah wawancara dengan Kicker.
"Meskipun dia salah satu pemain yang termuda, mereka para pemain senior mengaguminya,".
Itulah berbagai fakta unik tentang gelandang Chelsea dan Timnas Jerman, Kai Havertz.
(Tribunnews/Dwi Setiawan)