Breaking News:

Liga 1

Laga Away Pakai Bus, T.M Ichsan: Tak Masalah, Kecuali Bhayangkara FC Saja

PT LIB pun menyediakan dua bus secara gratis kepada klub-klub Liga 1 yang digunakan untuk perjalanan laga away.

SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PIALA PRESIDEN - Bek Arema FC, Purwaka Yudhi terjatuh saat berebut bola dengan gelandang Bhayangkara FC, M Ichsan dalam babak penyisihan Grup E, Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (30/1/2018). Pada akhir babak pertama Arema FC ditahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 0-0. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Untuk menghindari risiko penyebaran Covid-19, operator kompetisi Liga 1, PT LIB mengharuskan klub-klub Liga 1 menggunakan bus saat menjalani laga away.

PT LIB pun menyediakan dua bus secara gratis kepada klub-klub Liga 1 yang digunakan untuk perjalanan laga away.

Pemain Bhayangkara FC, Teuku Muhammad Ichsan sempat terkejut dengan aturan tersebut. Menurutnya, hal itu pasti akan menguras tenaga meski pertandingan hanya berlangsung di Pulau Jawa saja.

Meski demikian, Ichsan juga memahami di tengah pandemi Covid-19 seperti ini memang ada beberapa aturan baru yang telah disesuaikan dengan kondisi dan dirasakan oleh semua kontestan Liga 1.

“Iya pasti kalau dibayangkan saja sudah capek ya, cuma kan ini bukan kami saja. Semua tim juga merasakan hal yang sama. Jadi mau tidak mau kami harus ikuti, kecuali cuma Bhayangkara saja tim lain naik pesawat, itu pasti masalah,” kata Ichsan kepada Tribunnews, Jumat (18/9/2020).

Liga 1 lanjutan yang bergulir pada 1 Oktober mendatang juga dikatakan Ichsan bakal berbeda dari musim sebelumnya.

Pasalnya, Liga yang hanya berlangsung selama lima bulan membuat jadwal pertandingan menjadi lebih padat.

Untuk itu kini dirinya mempersiapkan fisiknya lantaran setiap pemain bakal mendapatkan kesempatan yang sama, apalagi Liga 1 juga bergulir tanpa penonton.

“Iya mungkin (rotasi) itu kan jadi fokus pelatih juga karena tidak mungkin pemain yang itu-itu saja yang main,”

“Makanya harus dipersiapkan juga semua pemain. Kalau seminggu sekali bisa jadi pemain yang main itu-itu saja, tapi kalau  nanti pasti rotasi bisa lebih sering. Saya kira semua tim pasti memikirkan itu,” jelasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved