Breaking News:

Liga 1

Persiraja Banda Aceh Pertanyakan Jendela Transfer Liga 1 yang Dibuka Dadakan

Dibukanya jendela transfer secara dadakan menimbulkan berbagai respon dari klub Liga 1, termasuk Persiraja Banda Aceh.

HENDRI (HEN)/SERAMBI/HENDRI
LATIHAN PERDANA PERSIRAJA BANDA ACEH- Pemain persiraja Banda Aceh saat melaksanakan latihan perdana di Stadion H. Dimurthala Lampineung Banda Aceh, Kamis (20/8/2020). Lantak laju memulai latihan, setelah sekitar lima bulan libur akibat pandemi Covid19. Dan latihan itu untuk menghadapi lanjutan Liga 1 2020 yang akan berlangsung pada Oktober 2020. SERAMBI/HENDRI 

 

TRIBUNNEWS.COM - Persiraja Banda Aceh mempertanyakan terkait kebijakan jendela transfer Liga 1 yang dibuka secara tiba-tiba.

Jendela transfer Liga 1 dibuka pada kurun waktu 21 September - 18 Oktober 2020.

Permohonan jendela transfer Liga 1 yang diajukan PSSI pun sudah mendapatkan restu dari FIFA.

Seharusnya jika sesuai jadwal FIFA, jendela transfer baru dibuka pada Desember mendatang.

Baca: Persebaya Sependapat dengan Persib Tolak Dibukanya Bursa Transfer Liga 1 2020

Dibukanya jendela transfer secara dadakan menimbulkan berbagai respon dari klub Liga 1, termasuk Persiraja Banda Aceh.

Dilansir BolaSport.com, Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani mengatakan, keputusan tersebut tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam club meeting pada bulan Agustus.

"Kami tidak ada di posisi katakanlah mendukung atau menolak," kata Rahmat Djailani.

"Tapi ini kan di luar kesepakatan, ketika klub meeting bulan Agustus lalu itu sudah disampaikan tidak mungkin membuka transfer window," sambung Rahmat Djailani.

Dengan dibukanya jendela transfer membuat angin segar bagi klub Liga 1 yang kehilangan pemain asing mereka.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved