Breaking News:

Liga 1 2020

Trauma Covid-19, Barito Putera Siapkan Sanksi untuk Pemain yang Tidak Taat Protokol Kesehatan

Trauma Covid-19 yang menimpa asisten pelatih, sanksi berat bakal diterapkan oleh Barito Putera untuk pemain yang melanggar protokol kesehatan.

IST/Barito Putera
Barito Putera secara resmi memperkenalkan Djadjang Nurdjaman menggantikan pelatih sebelumnya, Yunan Helmi, pada Rabu (21/8/2019) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Manajemen Barito Putera menerapkan sanksi tegas untuk pemainnya yang melanggar aturan protokol kesehatan selama Extraordinary Liga 1 2020.

Barito Putera tak ingin mengulangi kasus yang menimpa Yunan Helmi dalam lanjutan Liga 1 2020 nanti.

Asisten pelatih Barito Putera itu baru diketahui terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu.

Namun, manajemen Barito Putera telah memastikan bahwa Yunan Helmi sudah sembuh dari Covid-19.

Hal ini sebagaimana dikutip Bolanas dari laman resmi Barito Putera pada 14 April 2020.

"Hasil tes beliau (Yunan Helmi) negatif, dua kali kami melakukan swab dan hasilnya terbukti negatif, Beliau sudah boleh pulang," ucap dokter klub, Rey Adi Wirawan.

Guna membentengi ofisial klub dari Covid-19, manajemen Barito Putera akan menerapkan sanksi tegas bagi pemain yang melanggar protokol kesehatan.

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menyatakan pihaknya tengah menyusun aturan secara tertulis untuk pelanggar protokol kesehatan.

"Segera dibuat (Aturan tertulis mengenai protokol kesehatan)," kata Hasnuryadi.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved