Breaking News:

Liga 2

Liga 2 2020 Ditunda, PSMS Medan Rugi Besar sampai Ratusan Juta

tim berjuluk Ayam Kinantan itu mengalami kerugian yang cukup besar dengan ditundanya Liga ini.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan mengikuti latihan di Stadion Kebun Bunga, Medan, Jumat (19/6/2020). Rencana penyelenggaraan kembali Liga Indonesia, pemerintah mewajibkan para pemain bola menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Klub-klub Liga 1 dan Liga 2 telah menyiapkan skuatnya sejak jauh-jauh hari lantaran PSSI dan PT LIB mengumumkan akan mengelat lanjutan Liga 1 pada 1 Oktober dan Liga 2 pada 17 Oktober 2020.

Akan tetapi, kabar miris justru terdengar pada H-2 kick off Liga 1.

Selasa (29/9/2020), PSSI dan PT LIB mengumumkan lanjutan Liga 1 dan Liga 2 resmi diundur sebulan ke depan.

Baca: Ragam Respons Penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020: Klub-Klub Teriak Merugi, Kebangkrutan di Depan Mata

Sebabnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak memberikan izin keamanan dan keramaian pada perhelatan Liga 1 dan Liga 2 karena kasus pandemi Covid-19 masih tinggi.

Hampir seluruh klub-klub baik Liga 1 maupun Liga 2 kaget mendengarnya.

Pasalnya persiapan mereka sudah dijalankan dengan mengeluarkan sejumlah dana.

Salah satu klub Liga 2 yang paling siap yakni PSMS Medan.

Baca: Pedas dan Menohok, Ragam Komen Kecewa Pemain Soal Penundaan Liga 1: Covid-19 Tak Berlaku di Pilkada?

Bahkan tim berjuluk Ayam Kinantan itu mengalami kerugian yang cukup besar dengan ditundanya Liga ini.

PSMS Medan pun meminta kepada PT LIB dan PSSI untuk lebih tegas perihal kelanjutan Liga 2.

Seperti diketahui, Ketum PSSI Mochamad Iriawan meminta Liga ditunda satu bulan, namun belum ada kepastian kapan bisa dimulai.

“Kalau bisa dibilang rugi yang sudah pasti rugi. Untuk biaya operasional kami saja satu bulan sudah itu kami habis Rp 700 juta, bantuan subsidi hanya Rp 150 juta, sisanya kami harus bagaimana? Pada intinya kami ingin PSSI dan PT LIB lebih tegas lagi,” kata Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, Rabu (30/9/2020).

Senada dengan Julius Raja, Manajer Bhayangkara FC, I Nyoman Yogi Hermawan menerima keputusan penundaan ini dan meminta kepada PSSI untuk menegaskan jadwal kick off selanjutnya.

“Kami tentunya mendukung keputusan PSSI dan kami berharap semoga segera ada kepastian kedepan khususnya kelanjutan kompetisi,” kata Yogi.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved