PBSI Kembali Lakukan Swab Test untuk Pantau Kondisi Pemain Pelatnas
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti terus berupaya menjaga para pemain pelatnas PBSI bebas dari Covid-19.
Editor:
Toni Bramantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti terus berupaya menjaga para pemain pelatnas PBSI bebas dari Covid-19.
Upaya yang dilakukan PBSI dengan cara pengecekan Covid-19 secara berkala dengan metode swab test.
Hari ini, Jumat (2/10/2020) tak hanya pemain, pengurus dan tim pendukung lainnya juga mengikuti swab test melalui Mobile Combat PCR Covid-19 (fast Lap Formasi) di Lobby PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.
“Ya, PBSI mengikuti protokol kesehatan dari awal untuk menjaga kesehatan atlet dan ingin semua sama. Swab adalah salah satu untuk meyakinkan kami. Untuk menjaga semuanya kami rutin jalani tes rapid dan swab. Ini yang ketiga sebelumnya juga rapid,” kata Susy, Jumat (2/10/2020).
Lebih lanjut, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut mengatakan pandemi Covid-19 ini turut mengganggu program PBSI dan harus mengubah target-target pemainnya.
Apalagi tahun depan bakal banyak turnamen-turnamen, mengingat banyaknya turnamen tahun ini yang diundur.
“Tentang target pasti pandemi ini mengganggu karena banyak sekali tryout-tryout dan rencana yang di cancel atau dimundurkan,”
“Selama pandemi ini pelatnas tetap berjalan yang penting bisa menjaga kesehatan, keselamatan dan menjaga konsistensi serta kondisi fisik saja,” jelasnya.
Sementara itu, pebulutangkis Jonatan Christie mengatakan bahwa Pelatnas tetap berjalan normal dengan mengikuti protap dari pengurus dan arahan pelatih, bahkan hampir-hampir dibilang sama seperti situasi kondisi sebelum covid.
“Semua berjalan baik seperti tidak ada covid saja, kita stay di sini dapat makan dapat vitamin segala macam juga, yang membedakan intensitas latihan saja karena harus jaga imun, tryout tidak ada dan seminimal mungkin untuk tidak keluar. Swab ini yang ketiga Rapid juga sudah 3 kali,” kata Jojo.
Penerbit Buku Kompas Luncurkan Buku Covid-19, Ajak Pembaca Menyusuri Jejak Pandemi Covid-19 |
![]() |
---|
Update Covid-19 di Indonesia, 1 Februari 2023: Hari Ini Catat 273 Kasus Baru, 3 Orang Meninggal |
![]() |
---|
Honda Pakai Teknologi Virtual Reality untuk Bikin Mobil Listrik |
![]() |
---|
Turis China Masuk ke RI di Tengah Ancaman Varian Baru Covid-19, Begini Tanggapan Sandiaga Uno |
![]() |
---|
Update Covid-19 Global 1 Februari 2023: Jumlah Kasus 675.217.937, Kasus Aktif 20,8 Juta |
![]() |
---|