Liga Italia
Diego Milito: Lautaro Martinez Kian Komplit, Waktunya Inter Milan Raih Scudetto
Legenda Inter Milan, Diego Milito mengklaim bahwa bekas klubnya saat ini sudah waktunya untuk merengkuh trofi Scudetto.
TRIBUNNEWS.COM - Legenda Inter Milan, Diego Milito memberikan komentarnya mengenai Lautaro Martinez hingga kondisi bekas klubnya sat ini.
Sebagaimana diketahui, Diego Milito memiliki karier yang gemilang kala membela Inter Milan.
Tepatnya musim 2009/2010, Milito mampu mempersembahkan treble winner kepada Inter Milan. Saat itu Nerazzurri diarsiteki oleh Jose Mourinho.
Memiliki memori indah bersama Inter Milan membuat pria asal Argentina itu tak sepenuhnya bisa lepas dari perhatiannya kepada bekas klub tercintanya itu.
Baca: Dua Masalah Nyata Hadang AC Milan Jelang Lawan Inter: Lini Pertahanan Rossoneri Kian Berantakan
Baca: Lautaro Martinez Masih Idamkan Main Bareng Lionel Messi, Inikah Tanda Akan Pergi dari Inter Milan?
Milito pun mengklaim bahwa saat ini sudah waktunya Inter Milan untuk mengambil alih hegemoni yang dimiliki oleh Juventus.
Apa yang diungkapkan oleh Milito bukannya tanpa alasan sama sekali
Terbukti dalam dua musim terakhir, Nerazzurri mampu menjadi batu sandungan Juventus dalam mempertahankan mahkota gelar Scudettonya.
"Bagaimana saya melihat musim ini berjalan? Saya melihat liga yang lebih seimbang, bahkan jika Juve menang sembilan kali berturut-turut."
"Saya melihat Inter yang hebat, saya pikir jaraknya lebih kecil dan saya senang. Saya berharap mereka bisa berjuang sampai akhir untuk Scudetto," ungkap Diego Milito seeprti yang dikutip dari laman Sempre Inter.
Dibawah rezim Antonio Conte, Inter Milan bak raksasa yang bangun tidur panjangnya,
Memiliki materi pemain yang mumpuni membuat Conte lebih mudah dalam memaksimalkan skemanya.
Deretan pemain bintang saat ini memang dimilikioleh Nerazzurri.
Sebut saja Lautaro Martinez, Romelu Lukaku, Christian Eriksen hingga Ashey Young menjadi bukti mewahnya materi pemain Inter Milan saat ini.
Namun catatan untuk Inter Milan bisa merusak hegemoni Juventus ialah konsistensi permainan yang harus lebih baik lagi.
Pasalnya, masalah yang dimiliki oleh tim besutan Antonio Conte ialah kurangnya konsistensi dalam pertandingan.
Nerazzurri terlalu banyak membuang poin dalam laga-laga genting. Imbasnya mereka tertinggal dari Juventus dalam perburuan gelar Liga Italia.
Lebih lanjut, Diego Milito juga memberikan komentarnya mengenai junironya yang kini membela Inter.
Sapa lagi jika bukan Lautaro Martinez.
Pemain 21 tahun tersebut memang tampil moncer bersama si Biru-Hitam semenjak Liga Italia musim lalu.
Perlahan namun pasti kedigdayaan mantan pemain Racing Club itu terbukti nyata.
Kemitraannya dengan Lukaku terbukti menjadi duet yang terbaik di Liga Italia.
Musim lalu Lautaro Martinez sanggup membukukan 21 lesakan dis emua kompetisi.
Sedangkan dari tiga laga aal di Liga Italia musim ini, pemain 21 tahun itu telah membukukan tga gol.
Mili pun tak sungkan menyebut bahwa Lautaro Martinez sebagai striker yang lengkap.
“Lautaro? Kami beruntung sesekali pemain penting selalu datang dari Argentina. Lautaro lengkap,"
"Dia telah membuktikan kemampuannya dan tidak mudah untuk menemukan orang lain seperti dia tetapi ada orang lain seperti Reniero dari Racing yang bisa melakukannya dengan baik di setiap liga.”
Konsistensi Inter Milan dan ketajaman Lautaro Martinez akan diuji saat merea menjamu AC Milan di Derby della Madonnina, Sabtu (17/10/2020).
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/para-pemain-inter-milan-merayakan-gol-achraf-hakimi.jpg)