Breaking News:

Liga 1

Persikabo 1973 Tetap Mengikuti Keputusan yang Telah Disepakati Bersama

Persikabo 1973 menjadi salah satu tim kontestan Liga 1 2020 yang menginginkan pagelaran tersebut kembali dilanjutkan.

Media Officer Persikabo 1973
Para pemain Persikabo 1973 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, CITEUREUP - Persikabo 1973 menjadi salah satu tim kontestan Liga 1 2020 yang menginginkan pagelaran tersebut kembali dilanjutkan.

Tim berjuluk Laskar Padjajaran itu, Kamis (15/10/2020), terbukti masih menggelar latihan meski pada teknis pelaksanaannya operator Liga Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI menunda jadwal kompetisi.

Semula, PT LIB dan PSSI menjadwalkan bahwa penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2020 bergulir pada 1 Oktober 2020.

Namun, seluruh tim peserta Liga 1 2020 harus kembali bersabar lantaran Polri tidak memberikan izin terkait penyelenggraan Liga 1 2020 yang berpotensi menimbulkan keramaian, terlebih di Indonesia penyebaran Covid-19 masih terus terjadi.

Kendati demikian, baru-baru ini PSSI, PT LIB dan seluruh kontestan Liga 1 2020 sepakat bahwa kompetisi harus berjalan pada awal November.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa kembali bergulirnya Liga 1 2020 merupakan hasil dari kesepakatan bersama.

"Tentunya ini kesepakatan bersama, semoga ada penurunan kasus Covid-19, sehingga apa yang diinginkan oleh teman-teman kompetisi ini bisa bergulir kembali. Semoga 1 November ini, ini harapan besar dari teman-teman, komponen sepakbola yang ada," ujarnya.

Menyikapi keputusan tersebut, Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo 1973, Rhendie Arindra mengatakan bahwa pihaknya mengikuti keputusan yang telah disepakati bersama.

"Ya, kami mengikuti keputusan semua kontestan Liga 1 2020 bahwa kompetisi harus dilaksanakan. Itu kami mengikutinya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (15/10/2020).

Lanjut Rhendie, Persikabo 1973 konsisten sejak awal berlatih pada 6 Juli lalu untuk menggelar latihan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Persiapan kita jalan terus. Sejak 6 Juli lalu, Persikabo 1973 sudah menjalani latihan. Dalam pelaksanaannya, kami melakukan rapid test, swab test dan lainnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Terkait jaminan keselamatan dan kesehatan, Rhendie menegaskan bahwa saat ini kondisinya sangat sulit untuk berpatokan kepada buku panduan.

"Tidak ada yang bisa jamin kalau keadaan lagi seperti ini. Tapi minimal upaya preventive sudah kita lakukan dan jalankan dengan baik. Artinya, dikembalikan lagi ke klub ya untuk kedisiplinan protokol kesehatan," paparnya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved