Breaking News:

Liga 1

Liga 1 2020 Belum Jelas, Pelatih Bhayangkara FC: Sebagai Pelatih, Ini Adalah Mimpi Buruk

Jika rencana tersebut kembali mundur, maka ia akan membuat program latihan dengan target Desember.

tribunnews.com/abdul majid
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster saat diwawancarai setelah memimpin latihan di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (19/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster memilih untuk tetap fokus mempersiapkan timnya meski belum adanya kepastian kapan Liga 1 2200 akan bergulir.

Untuk saat ini, dirinya memberikan program latihan dengan target Liga 1 akan bergulir pada awal November.

Baca juga: Direktur Operasional PT LIB: PSSI Sudah Ajukan Izin Liga 1 ke Kepolisian Tapi. . . .

Jika rencana tersebut kembali mundur, maka ia akan membuat program latihan dengan target Desember.

“Saat ini saya tidak tahu situasi yang terjadi. Dan sebagai pelatih kepala ini adalah mimpi buruk karena hanya menyiapkan dan latihan,” kata Paul Munster.

‘Tapi saya sudah tahu negara ini dan saya harus menyesuaikan diri. Tidak ada waktu buat komplain. Saya harus tetap fokus dan positif karena punya pemain dan staf. Kebahagiaan adalah yang terpenting saat ini,” lanjutnya.

Baca juga: Liga 1 Belum Jelas, Persiraja Banda Aceh Bubarkan Skuat

Dalam persiapan kali ini, pelatih asal Irlandia Utara tersebut melatih komunikasi antarpemain.

Menurutnya komunikasi sangat penting guna menjalin kerjasama yang padu antarpemain ketika bertanding. Selain itu, Paul juga menerapkan latihan dengan intensitas tinggi.

Salah satu yang ia latih yakni cara menyerang atau penyelesaian akhir. Hal itu terlihat jelas saat The Guardian menjalani latihan di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta pada pekan kemarin.

“Kami merencanakan untuk bulan November, apabila bukan November kami akan persiapkan untuk bulan selanjutnya, dan kami tetap bisa mengubah program latihan sesuai dengan situasi apakah latihan dengan intensitas tinggi, atau mungkin lebih ke arah taktikal, dengan intensitas rendah atau dengan latihan gym atau juga meliburkan pemain,” katanya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved