Breaking News:

Liga 1

Curhat Dirut PT LIB Soal Pengelolaan Liga 1: Angkat Bendera Putih Jika Kompetisi Tak Jalan Selamanya

Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita sempat tak tidur untuk terus mencari solusi agar kompetisi Liga 1 segera bergulir.

Tribunnews/Abdul Majid
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat ditemui di Kantor PT LIB, Menara Mandiri 2, Sudirman, Jakarta, Selasa (10/11/2020). 

Ia justru sangat tertantang dengan permasalahan ini dan dirinya yang sudah ditunjuk akan berusaha keras agar kompetisi kembali bergulir.

Apalagi ia punya tujuan untuk mengembangkan sepakbola Indonesia yang dikatakannya punya industri yang sangat bagus.

Baca juga: Liga 1 Tak Jelas, Alasan Gelandang Asing Andalan Persita Tangerang Hengkang

“Saya dapat amanah kan di sini. Saya dapat tugas dan kalau amahan saya harus selesaikan,” kata Hadian saat ditemui di Kantor PT LIB, Menara Mandiri 2, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2020).

“Kita tidak boleh pungkiri bahwa bola ada cabang olahraga yang paling terkenal di Indonesia, fansnya banyak, pengalamannya banyak dan industrinya sudah jalan. Cuma seharusnya lebih besar dari yang sekarang, jangan punya keinginan pribadi kalau ada keinginan pribadi celaka lah industri ini,” jelasnya.

Hadian menceritakan saat penundaan kompetisi memang banyak yang bertanya-tanya soal kinerjanya.

Bahkan ia sempat tak tidur untuk terus mencari solusi agar kompetisi segera bergulir.

Namun, saat ditanya apakah dirinya akan menyerah dengan tekanan seperti ini, pria lulusan ITB tersebut menegaskan dirinya akan terus berjuang untuk memajukan sepakbola Indonesia.

“Saya akan mengibarkan bendera putih kalau liga tidak jalan selamanya. Kalau masih ada harapan Februari, saya akan terus berjuang untuk bisa menggulirkan liga ini,” tegas Hadian.

Baca juga: Liga 1 Bisa Punya Dua Juara Tahun 2021, Kok Bisa?

“Saya juga pernah ngalamin tidak bisa tidur, saya kalau sudah malam kadang WA beberapa orang di LIB lah, saya iseng saja ada yang bangun tidak jam segini. Kalau ada buat temenin berpikir saja. karena yang komplain itu pas awal-awal banyak,” cerita Hadian.

Seperti diketahui, kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2 telah dipastikan ditunda hingga Februari 2021.

Februari jadi bulan yang tepat setelah melihat dari bulan-bulan sebelumnya yang mana pihak kepolisian dipastikan tidak akan memberikan izin.

Sambil membenahi urusan sponsor, format pertandingan dan sebagainya, Hadian berharap Kepolisian bisa memberikan surat perizinan kompetisi dihelat pada Februari.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved