Liga 1
Pindah ke Solo, Bhayangkara FC Rombak Skuat?
Skuat berjuluk The Guardian tersebut bakal menggunakan Stadion Manahan Solo, sedangkan untuk latihan Indra Kahfi dkk. bakal berlatih di Stadion UNS
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bhayangkara FC kini resmi berubah nama menjadi Bhayangkara Solo FC setelah berpindah markas dari Stadion PTIK Jakarta ke Stadion Manahan Solo.
Chief Operation Officer (COO) Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol. Sumardji menjelaskan perpindahan ini tidak dikeluhkan pemainnya.
Bahkan ia menilai Indra Kahfi dkk. bakal betah di Solo dan bisa cepat beradaptasi.
“Kebetulan kan pemain Bhayangkara tidak pernah mengeluh kaitan soal tempat. Di mana pun tidak ada masalah,” kata Sumardji saat dihubungi wartawan.
Baca juga: Bhayangkara FC Resmi Bermarkas di Stadion Manahan, Nama Berganti Jadi Bhayangkara Solo FC
“Saya kira di Solo lebih enak, kota dan masyarakatnya lebih ramah. Saya yakin, seyakin-yakinnya Insyaallah bisa beradaptasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sumardji juga mengatakan soal rencana skuat Bhayangkara FC untuk mengarungi kompetisi lanjutan Liga 1 2020/2021 yang bergulir Februari mendatang.
Namun, ia belum bisa memastikan apakah skuat yang ‘penuh’ kali ini akan dipertahankan atau tidak.
Hal itu akan melihat dari target Bhayangkara Solo FC selanjutnya.
Baca juga: Alasan Bhayangkara FC Pindah ke Solo dan Berganti Nama
“Kami lihat kebutuhan dan juga kami lihat situasinya. Kami belum bisa pastikan utuh atau tidak dikarenakan semua tergantung target,”
“Kalau target tinggi, otomatis skuadnya bagus. Paling ada beberapa perubahan, tidak banyak,” pungkasnya.
Skuat berjuluk The Guardian tersebut bakal menggunakan Stadion Manahan Solo, sedangkan untuk latihan Indra Kahfi dkk. bakal berlatih di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/stadion-manahan-solo-yoik.jpg)