Breaking News:

Liga 1

Ambil Spesialis Bedah, Dokter Yusuf Tinggalkan Bhayangkara FC

Muhammad Yusuf Zulfikar telah memilih tujuan hidupnya dengan meninggalkan klub Bhayangkara FC yang telah bersamanya selama satu tahun terakhir.

Dok: Bhayangkara FC
Muhammad Yusuf Zulfikar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dokter tim Bhayangkara FC, Muhammad Yusuf Zulfikar telah memilih tujuan hidupnya dengan meninggalkan klub Bhayangkara FC yang telah bersamanya selama satu tahun terakhir.

Dokter Yusuf meninggalkan Bhayangkara FC bukan karena klub berjuluk The Guardian tersebut pindah lokasi ke Solo dan berubah menjadi Bhayangkara Solo FC.

Ia meninggalkan The Guardian karena ingin menambah ilmunya dengan meneruskan kuliahnya di Universitas Sumatera Utara dengan mengambil spesialis bedah.

“Ya, saya sudah tak lagi di Bhayangkara. Saya mau lanjut spesialis lagi. Ini saya langsung ke Medan, lanjut nunggu pengumuman lolos berkas kalau sudah lolos berkas Insya Allah tanggal 4 lanjut. Saya nerusin di Universitas Sumatera Utara. Ambil spesialis bedah,” ujar dokter Yusuf saat dihubungi Tribunnews, Senin (30/1/2020).

Bagi dokter Yusuf sangat berat meninggalkan pekerjaanya sebagai dokter tim sepakbola. Pasalnya dirinya sangat cinta dengan sepakbola dan pekerjaan ini merupakan mimpinya dari kecil.

Akan tetapi, ia sadar bahwa ilmu yang ia dapatkan ini masih harus ditambah. Ia harus memutuskan untuk meninggalkan sepakbola demi masa depannya yang lebih baik lagi.

“Ketika saya memutuskan untuk terjun menjadi dokter tim sepakbola tujuan saya bukan untuk mengejar pendapatan tapi kecintaan saya kepada sepakbola,” kata dokter Yusuf.

“Waktu saya kelas 4 SD, saya sudah suka sepakbola dan saya punya ambisi suatu saat nanti saya akan kerja di sepakbola entah itu jadi pemain, pelatih atau apa pun. Intinya saya harus berkarier di sepakbola Indonesia dan alhamdulillah sudah tercapai cita-cita saya. Saya sudah dipercaya pegang Timnas, terus pegang klub juga. Itu mimpi saya sudah terwujud,”

“Sekarnag saya harus kembali lagi sebagai seorang dokter, saya mau sekolah lagi dan harus mengabdi ke orang banyak karena di daerah saya pun membutuhkan sosok seperti saya,” jelasnya.

Usai mengambil spesialis bedah, dokter Yusuf tak menutup kemungkinan ke depan dirinya bakal kembali menjadi bagian dokter tim sepakbola. Ia pun bertekad suatu saat bisa dipercaya sebagai kepala dokter Timnas Indonesia.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved