Sabtu, 30 Agustus 2025

Liga 1

I Made Andhika Wijaya Ingin Buktikan Bahwa Dirinya Bukan Pemain Titipan di Bali United

I Made Andhika Wijaya mengungkapkan rasanya diremehkan dan mengatakan pesan penting dari sang ayah yang juga legenda sepak bola Bali.

Editor: Toni Bramantoro
YAN DAULAKA/BOLASPORT.COM
I Made Andhika Wijaya 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Bek Bali United, I Made Andhika Wijaya mengungkapkan rasanya diremehkan dan mengatakan pesan penting dari sang ayah yang juga legenda sepak bola Bali.

Ia bercerita sebuah pesan yang membuatnya termotivasi hingga menjadi pemain inti Bali United.

Ia berbagi cerita bagaimana ia awalnya dipandang sebagai pemain titipan hingga bisa seperti sekarang.

I Made Andhika Wijaya memulai kariernya sebagai pemain sepak bola sejak 2016, tetapi ia mulai debut bersama Bali United pada 2017.

Andhika Wijaya debut bersama Bali United tepat pada 16 April 2017 saat Serdadu Tridatu menghadapi Madura United.

Hampir lima tahun lamanya bergabung dengan Bali United, tentu saja Andhika memiliki beberapa cerita yang membuatnya termotivasi ataupun merasakan sebuah tekanan.

Pemain berusia 24 tahun ini berbagi cerita bagaimana ia memulai karier dengan dipandang sebagai pemain titipan.

I Made Andhika Wijaya diketahui sebagai seorang anak dari legenda sepab bola dengan julukan Kijang Pulau Dewata, I Made Pasek Wijaya.

Menjadi anak dari seorang legenda yang juga menjadi bagian dari Bali United, segala prasangka buruk terjadi padanya.

Hal itu mulai pada tahun 2017 yang mana semua orang menganggapnya hanya pemain titipan karena permainan Andhika tidak cukup bagus di mata orang-orang.

Tetapi, prasangka buruk tersebut malah membuatnya termotivasi dan ingin membuktikan bahwa Andhika bisa menjadi yang terbaik.

"Itu sebenarnya saya beban sekali, tapi hal itu saya jadikan motivasi. Agar orang-orang tahu bahwa saya bukan pemain titipan dari bapak ataupun siapapun itu," kata I Made Andhika Wijaya.

"Saya ingin membuktikan kepada orang-orang bahwa saya layak main. Tapi saya merasa saja, orang-orang akan berpikir ini ada bapaknya. Jadi ya di sana saya merasa agak beban," ucapnya.

Bahkan Andhika mengatakan bahwa tak sedikit orang yang mencibirnya karena permainannya dinilai tak layak masuk tim.

Namun, menurutnya hal itu semakin membuatnya lebih ingin bisa memberikan yang terbaik, bahkan ia selalu bekerja keras sejak dulu.

"Banyak orang berbicara seperti itu, jelek ini anak mainnya, titipan atau tidak ini itu. Tapi bagi saya biar orang yang melihat sendiri saya layak atau tidak. Dan ada bapak pun saya tidak mau leha-leha karena bapak juga keras kalau melatih saya," ujar Andhika.

Walaupun sang ayah tak pernah menanyakan terkait beban atau tidaknya ia bergabung dalam satu tim.

Menurutnya sang ayah selalu menyarankan Andhika untuk selalu disiplin sebagai pemain profesiona, tak bisa santai-santai.

Bahkan Andhika mengatakan bahwa sang ayah selalu berpesan ketika ingin menjadi pemain profesional kerja keras dan disiplin dalam latihan adalah kunci penting untuknya.

Tak hanya itu, pesan yang selalu Andhika ingat dari sang ayah agar ia terus berlatih keras meski harus menangis.

"Kalau kamu mau jadi pemain, lebih baik kamu menangis dalam latihan tapi dipertandingan kamu nanti gembira bisa bermain seperti itu," tuturnya.

Hasil itupun mampu dibuktikan oleh Andhika Wijaya sampai saat ini, karena ia selalu masuk dalam daftar skuad utama Bali United.

Tak hanya itu, Andhika juga membutikan pada 2019 ia dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Made Pasek Wijaya Kepada Andhika Wijaya: Lebih Baik Nangis dalam Latihan Tapi Gembira Dipertandingan, https://bali.tribunnews.com/2021/01/02/made-pasek-wijaya-kepada-andhika-wijaya-lebih-baik-nangis-dalam-latihan-tapi-gembira-dipertandingan?page=all.

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persija Jakarta
4
3
1
0
11
2
9
10
2
Borneo FC
3
3
0
0
5
1
4
9
3
Arema FC
3
2
1
0
7
3
4
7
4
Persebaya
3
2
0
1
6
3
3
6
5
Malut United
3
1
2
0
7
5
2
5
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan