Breaking News:

Liga 1

Bung Towel Ungkap Dua Alasan Liga 1 2020 Harus Segera Dibatalkan

Apabila izin keluar sekarang, persiapan klub pun bakal tidak optimal mengingat waktu yang sudah sangat sempit.

Super Ball/Feri Setiawan
Komentator Sepak Bola, Tommy Welly saat menghadiri jumpa pers FIFA U-17 World Cup Chilie 2015 di Studio 4 Rajawali TV, Cawang, Jakarta, Rabu (30/9/2015). Rajawali Televisi (RTV) menjadi Official Broadcaster FIFA U-17 World Cup Chile 2015 akan menayangkan 63 pertandingan baik itu secara langsung (live) maupun tunda (delay). Selain itu Topas TV sebagai televisi berbayar juga akan menayangkan pertandingan tersebut. Super Ball/Feri Setiawan 

 
 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat sepakbola nasional, Tommy Welly atau yang akrab disapa dengan Bung Towel meminta PSSI segera mengambil keputusan untuk menghentikan lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Bung Towel mengungkapkan, setidaknya ada dua alasan yang jadi dasar kompetisi Liga 1 harus memulai musim baru.

“Menurut saya ada dua alasan kenapa kompetisi 2020 harus dibatalkan. Pertama secara administrasi PSSI tidak bisa memberikan kepastian digelarnya kompetisi (izin Polri),” kata Bung Towel saat dihubungi Tribunnews, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Persipura Jayapura Bubarkan Skuat

“Kemudian secara ekonomi/finansial  apalagi dalam situasi bisnis di masa pandemi seperti ini, kemampuan klub untuk melaksanakan kompetisi sangat berat. Madura United dan Persipura contoh konkret tim yang sudah membubarkan timnya karena alasan ekonomi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bung Towel juga menilai jika tetap mengacu SK PSSI, kompetisi lanjutan bakal  bergulir Februari, hal itu dikatakannya tak akan mungkin mengingat hingga saat ini saja izin Polri belum ada.

Baca juga: Direktur Madura United: Judulnya Ambyar Kalau Liga 1 Belum Jelas Juga Hingga Akhir Desember

Artinya, apabila izin keluar sekarang, persiapan klub pun bakal tidak optimal mengingat waktu yang sudah sangat sempit.

Seperti diketahui, dampak dari ketidakpastian lanjutan kompetisi, Madura United telah resmi membubarkan timnya pada akhir Desember lalu.

Klub berjuluk Sape Kerap itu resmi membubarkan timnya dan kini fokus untuk membenahi administrasi dan infrastruktur yang menjadi syarat AFC dan FIFA.

Terbaru Persipura Jayapura juga mengikuti langkah Madura United. Persipura mengambil langkah pembubaran tim karena kendala faktor finansial.

“Kami putuskan Persipura Jayapura hentikan seluruh aktivitas, situasi finansial semakin sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih dan seluruh ofisial,” kata Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved