Breaking News:

Bursa Transfer

Deretan Pemain Berlabel Timnas Indonesia yang Pindah ke Liga Luar Saat Liga 1 Tak Jelas

Tampaknya ekspor pemain berlabel timnas Indonesia ke luar negeri masih akan berlanjut.

Tribunnews/Herudin
Aksi Todd Rivaldo Ferre (kanan) saat Timnas U-19 Indonesia bertanding melawan Timnas U-19 Qatar dalam laga Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018) malam. 

TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi Liga 1 di Indonesia belum menemui kepastian sejak ditangguhkan pada pertengahan Maret 2020 karena pandemi Covid-19.

Kompetisi Liga 1 2020 belum menemui kejelasan setelah beberapa kali mengalami penundaan.

Rencananya PSSI dan PT LIB akan kembali memulai Liga 1 pada Februari 2021. Namun  hingga saat ini belum menemui kejelasan.

Baca juga: Ada Kabar Baik dari Persib Bandung Buat Shin Tae-yong dan Timnas U-19 Indonesia

Hal itu dikarenakan tertahannya izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Ketidakpastian tersebut membuat beberapa pemain asing pun memilih mundur dari klub dan meneruskan karier di negara lain.

Baca juga: Daftar 18 Pemain Asing yang Mundur dari Liga 1 2020 Karena Mandeknya Kompetisi

Sebut saja contohnya, tiga pemain asing milik Persebaya Surabaya yang akhirnya undur diri, David da Silva, Mahmoud Eid, dan Makan Konate.

Padahal ketiganya merupakan pemain penting bagi Persebaya. David da Silva kini diketahui bermain di Liga Super Malaysia bersama Terengganu.

Selain itu, banyak klub Liga 1 lainnya yang harus kehilangan pemain asingnya di tengah ketidakpastian kompetisi.

Baca juga: Sederet Pemain Asing yang Pergi dari Liga 1 Karena Mandeknya Kompetisi: Ada Nama-Nama Top

Arema FC sudah kehilangan empat pemain asingnya, Jonathan Bauman, On In-kyun, Elias Alderete, dan Matias Malvino.

Bali United kehilangan pemain berlabel marquee player, Paulo Sergio.

Masih masih klub lain yang harus melepas pemain asingnya di tengah ketidakpastian kompetisi.

Namun hal itu tidak hanya terjadi untuk pemain asing. Ketidakpastian kompetisi membuat pemain lokal berlabel timnas Indonesia pun harus diekspor ke liga negara lain.

Menit bermain memang dibutuhkan pesepakbola, vakum terlalu juga akan tidak baik. Kompetisi di Indonesia sendiri terhitung sudah lumpuh sekitar 10 bulan.

Tercatat ada sejumlah pemain berlabel timnas Indonesia yang akhirnya dilepas klubnya untuk bermain di negara lain.

Syahrian Abimanyu

Pemain Indonesia, Syahrian Abimanyu saat diperkenalkan Johor Darul Takzim ke publik.
Official JDT
Pemain Indonesia, Syahrian Abimanyu saat diperkenalkan Johor Darul Takzim ke publik.

Syahrian Abimayu dilepas oleh Madura United untuk bergabung dengan klub besar Liga Super Malaysia, Johor Darul Takzim.

Kontrak Syahrian Abimanyu di Madura United pun telah berakhir pada 9 Desember 2020. Klub besutan Rahmad Darmawan itu ingin memperpanjang kontrak pemain timnas U-22 Indonesia itu, akan tetapi terbentur kompetisi yang tidak jelas.

Madura United pun tidak bisa menahan Syahrian Abimanyu.

"Kontraknya sudah habis. Kami mau perpanjang, tapi kompetisi tidak jelas saat ini," ucap Direktur Utama Madura United, Haruna Sumitro, dikutip dari Kompas.com.

"Tidak ada klausul apa pun yang bisa menahan pemain yang kontraknya sudah habis," ujarnya.

Sang pelatih Rahmad Darmawan pun mengaku juga ingin menyelamatkan karier Syahrian Abimanyu.

Baca Juga: Alasan Gelandang Persib Tetap Berlatih dengan Bola Selama di Rumah

Ia merupakan salah satu pemain masa depan yang memiliki potensi yang menjanjikan.

"Hal ini tidak hanya seputar pada materi, melainkan juga kami ingin menyelamatkan karier pemain muda potensial kami," ujar pelatih yang akrab disapa RD itu.

Syahrian Abimanyu akan menjadi proyek jangka panjang Johor Darul Takzim.

"JDT tandatangani pemain Indonesia, Syahrian Abimanyu," tulis JDT sebagaimana dikutip dari Instagram resmi klub, @officialjohor.

"Kelab Bolasepak Johor Darul Ta'zim (JDT) telah menandatangani mantan pemain Levante berusia 21 tahun, Syahrian Abimanyu dari Indonesia sebagai bentuk dari proses jangka panjang klub"

Bersama Johor Darul Takzim, Syahrian Abimanyu dikabarkan akan dipinjamkan ke klub lain.

Santer terdengar rumor, bahwa pemain 21 tahun itu akan dipinjamkan ke klub kasta teratas Australia, Newcastle Jets.

Ryuji Utomo

Ryuji Utomo sedang berduel dengan Ezechiel N'Douassel saat laga Bhayangkara FC menghadapi Persija Jakarta  ketika laga Bhayangkara FC malawan Persija Jakarta di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ryuji Utomo sedang berduel dengan Ezechiel N'Douassel saat laga Bhayangkara FC menghadapi Persija Jakarta ketika laga Bhayangkara FC malawan Persija Jakarta di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)

Bek timnas Indonesia milik Persija Jakarta itu pindah ke klub promosi Liga Super Malaysia, Penang FC dengan status pinjaman.

Penang FC berhak bermain di Liga Super Malaysia musim ini karena menjadi juara Malaysia Premier League 2020 alias kasta kedua dari Liga Malaysia.

Ryuji Utomo akan bermain Penang FC selama satu musim, hingga Desember 2021.

Ketertarikan Penang FC kepada Ryuji Utomo lantaran kualitas yang dimilikinya.

"Penang tertarik dengan jasa Ryuji karena memiliki kualitas yang sangat baik, serta mempunyai kepribadian yang bagus," ujar Presiden Klub Persiha, Mohamad Prapanca.

"Kami yakin sepulangnya dari Penang, Ryuji akan semakin matang dan menjadi tembok kokoh bagi lini belakang Persija,” ujarnya.

Todd Rivaldo Ferre

  Pemain timnas U-19 Indonesia, Todd Rivaldo Ferre, beraksi pada laga fase grup Piala Asia U-19 2018
FERRI SETIAWAN/SUPERBALL
Pemain timnas U-19 Indonesia, Todd Rivaldo Ferre, beraksi pada laga fase grup Piala Asia U-19 2018
Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved