Breaking News:

Liga Inggris

Blak-blakan Pelatih Burnley Soal Adu Mulut dengan Juergen Klopp Saat Liverpool Kalah

tensi pertandingan memanas ketika Sean Dyche dan Juergen Klopp terlibat adu mulut seusai wasit menyudahi babak pertama.

TWITTER.COM/PRIMEVIDEOSPORT
Sebuah insiden di akhir babak pertama melibatkan para pemain Liverpool dan Burnley diikuti kemarahan Juergen Klopp yang mengejar Sean Dyche hingga lorong. 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Burnley, Sean Dyche, tak menganggap serius insiden yang melibatkan dirinya dengan juru taktik Liverpool, Juergen Klopp.

Pertengkaran antara Sean Dyche dan Juergen Klopp menjadi bumbu duel Liverpool versus Burnley dalam laga tunda pekan ke-18 Liga Inggris 2020-2021.

Bertanding di Anfield, Kamis (21/1/2021) atau Jumat dini hari WIB, Burnley keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 atas sang juara bertahan.

Tripoin tim tamu dipastikan oleh gol penalti Ashley Barnes pada menit ke-83.

Baca juga: Alisson Becker Mengamuk, Rekor Tak Terkalahkan Liverpool Terhenti Karena Penalti

Jauh sebelum gol penentu kemenangan Burnley tercipta, tensi pertandingan memanas ketika Sean Dyche dan Juergen Klopp terlibat adu mulut seusai wasit menyudahi babak pertama.

Kedua pelatih terlihat bersitegang di lorong.

Perseteruan mereka dipicu oleh pelanggaran yang melibatkan Fabinho serta Barnes.

Menurut Dyche, hal tersebut adalah hal biasa dalam sepak bola.

"Begitu saja. Tak ada yang aneh. Hanya dua manajer yang berjuang untuk memenangkan pertandingan," ucap Dyche seperti dikutip BolaSport.com dari Daily Star.

"Tak ada yang salah dengan itu," tutur sang nakhoda menambahkan.

Baca juga: Deretan Rekor Buruk Liverpool Seusai Dibungkam Burnley di Anfield

Kemenangan atas Liverpool bukan cuma menghadirkan tiga poin buat Burnley, melainkan juga catatan apik buat Dyche.

Dyche jadi satu-satunya pelatih yang mampu meraih kemenangan di kandang dua juara bertahan Liga Inggris bersama tim yang sama.

Sebelum Liverpool, Dyche membawa Burnley menang 3-2 di rumah Chelsea pada matchday pertama Liga Inggris 2017-2018.

Saat itu, The Blues menyandang status sebagai juara bertahan usai jadi kampiun musim sebelumnya.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved