Coppa italia
Semifinal Coppa Italia - Inter Milan Memang Fantastis, Tapi Juventus Masih yang Terkuat
Jelang Inter Milan vs Juventus semifinal Coppa Italia, Christian Vieri sebut Bianconeri amsih menajdi yang terkuat di Italia.
TRIBUNNEWS.COM - Jelang semifinal Coppa Italia leg pertama Inter Milan vs Juventus, Christian Vieri memberikan prediksinya.
Mantan pemain Lazio itu menyebut di atas kertas Juventus lebih diunggulkan ketimbang Inter Milan untuk melenggang ke partai puncak.
Semifinal Coppa Italia bertajuk Derby d'Italia antara Inter Milan vs Juventus akan tersaji di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (3/2/2021) pukul 02.45 WIB, live TVRI.
Baca juga: Pengakuan Roberto Carlos sebagai Fans Setia Inter, Singgung soal AC Milan, Ronaldo hingga Lukaku
Baca juga: Ungkap Fakta Kepindahan Hauge ke AC Milan, Peran sang Ibu hingga Tolak Gabung Manchester United
Laga yang bertajuk Derby d'Italia menjadi yang kedua tersaji di kompetisi musim ini.
Di mana pada pertemuan pertama, Inter Milan sukses mengandaskan perlawanan Juventus pada ajang Liga Italia.
Saat itu pasukan tempur Antonio Conte mampu mengandaskan Cristiano Ronaldo cs lewat skor 2-0.
Misi membalas utang kekalahan tentu dimiliki Juventus pada laga kali ini.
Sejumlah prediksi dan tanggapan terus mengemuka jelang pertandingan Inter Milan vs Juventus.
Satu di antara yang memberikan prediksinya ialah Christian Vieri.
Mantan striker Timnas Italia itu memprediksi bahwa Juventus mampu mengandaskan perlawanan Inter Milan di semifinal Coppa Italia yang tersaji dalam sistem leg.
Vieri menyebut Inter Milan memang kesebelasan yang fantastis.
Di bawah kendali Antonio Conte, Inter Milan kembali bangkit dari keterpurukan mereka dengan modal deretan pemain bintang yang dimiliki.
Kendati demikian, Vieri tidak bisa menutup fakta bahwa Bianconeri (Juventus) masih menjadi kesebelasan paling kuat di Italia.
"Saya tidak meragukan itu, Inter Milan merupakan kesebelasan fantastis di musim ini," terang Vieri dikutip dari laman FCInternews.
"Mereka memiliki modal utama dengan banyak pemain bintang, sebut saja Arturo Vidal dan Achraf Hakimi sebagai contohnya."
"Namun fakta tidak bisa memungkiri bahwa Juventus masih menjadi kekuatan yang paling menakutkan di Italia saat ini. Di atas kertas mereka jelas diunggulkan untuk meraih kemenangan."
Meskipun demikian, Vieri enggan memprediksi berapa skor yang akan tersaji di leg pertama semifinal Coppa Italia kali ini.
Menurutnya, kedua tim memiliki keistimewaan masing-masing yang dapat dijadikan andalan pada laga nanti.
"Sangat sulit (diprediksi), saya hanya ingin melihat siapa yang akan keluar sebagai pemenang nantinya," tegas Vieri.
Berikut catatan jelang Inter Milan vs Juventus, dilansir Tribunnews dari berbagai sumber.
1. Misi Revans Juventus
Pada Derby d'Italia jilid pertama musim ini, Juventus tunduk takluk di kaki Inter Milan.
Tepatnya dalam gelaran Liga Italia, tersaji di Giuseppe Meaza Stadium, Juventus mampu dipecundangi si Ular lewat skor 2-0.
Laga semifinal Coppa Italia kali ini dapat dijadikan momentum bagi tim asuhan Andrea Pirlo untuk membayar lunas utang kekalahan sebelumnya.
2. Si Ular Terancam Tak 'Menggigit'.
Penyerangan si Ular Inter Milan berpotensi tak menggigit sama sekali.
Dilansir laman Sempre Inter, Nerazzuri dipastikan tanpa sosok Romelu Lukaku yang absen akibat hukuman skorsing satu laga.
Penyerang andalan Inter Milan itu diketahui menerima akumulasi kartu kuning, di mana ia harus absen di leg pertama kali ini.
Tanpa Lukaku, si Ular ibarat tak bertaring sama sekali.
Bagaimana tidak, Inter Milan musim ini yang telah melangsungkan 26 pertandingan di smeua kompetisi, Lukaku membukukan 20 gol.
Meskipun Conte memiliki Lautaro Martinez, namun penyerang asal Argentina itu membutuhkan tandem seperti lukaku untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Kehilangan satu striker andalan berpotensi membuat si Ular kesulitan mencetak gol.
3. Momentum Christian Eriksen
Laga kali ini menajdi peluang untuk Eriksen unjuk gigi lagi.
Pasalnyasaat Inter Milan mengalahkan AC Milan di Coppa Italia, pemaina sal Denmark itu menajdi pahlawan kemenangan tim melalui tendangan bebas indahnya.
Dilansir laman Sempre Inter, Eriksen berpotensi untuk mengemban tugas sebagai regista kala bersua Juventus.
4. Juventus Pertegas Dominasi
Meskipun di pertemuan terakhir kedua tim Bianconeri menelan kekalahan, namun dari data lima pertemuan terakhir, klub asal Turin memiliki statistik yang menguntungkan.
Tercatat Cristiano Ronaldo cs membukukan dua kemenangan dan dua ahsil imbang.
Sedangkan satu laga lainnya berkahi kekalahan bagi Juventus.
Laga kali ini bisa menjadi momen yang tepat bagi kesebelasan Turin itu menegaskan dominasinya atas tim asal Milano itu.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bek-italia-juventus-gianluca-frabotta-2ndl-merayakan-bersama-rekan-satu-timnya.jpg)