Liga Inggris
Sebelum Gabung Arsenal, Odegaard Sempat Dibujuk agar Berjuang di Real Madrid
Pihak Real Madrid telah mengingatkan agar Odegaard mau berjuang dan bertahan bersama Los Blancos sebelum ia memutuskan gabung Arsenal.
TRIBUNNEWS.COM - Martin Odegaard secara resmi telah memutuskan untuk hengkang dari Real Madrid menuju Arsenal pada bursa transfer musim dingin 2021.
Odegaard berlabuh dengan Arsenal dengan status pinjaman hingga akhir musim dari Los Blancos.
Kepindahan Odegaard didasari alasan karena sang pemain butuh menit bermain lebih guna membuktikan kualitas terbaiknya.
Usut demi usut ternyata sebelum kepindahan menuju Arsenal, pihak Real Madrid telah mengingatkan agar Odegaard mau berjuang dan bertahan bersama Los Blancos.
Baca juga: Arsenal Dapat Hikmah di Balik Musibah, Absennya Aubameyang Buat Pepe Makin Bersinar
Baca juga: Habis Fiorentina Terbitlah Juventus, Bekal Inter Milan Singkirkan Si Nyonya Tua di Coppa Italia
Baca juga: Besarnya Jumlah Utang Barcelona Bikin Bos Bayern Muenchen Keselek Saat Sarapan
Hal itu ditegaskan oleh pernyataan yang baru-baru ini disampaikan oleh Zinedine Zidane selaku pelatih Real Madrid.
Zidane mengungkapkan bahwa dirinya mencoba menahan kepergian Odegaard pada bursa transfer lalu.
Hanya saja sang pemain telah mengatakan ingin pergi untuk sementara waktu guna mendapatkan menit bermain yang lebih.
"Odegaard ingin pergi, kami telah membicarakan dua atau tiga galim Odegaard adalah pemain yang selalu ingin bermain," ungkap Zidane dilansir Marca.
"Itu permintaan pemain, saya coba mengatakan kepadanya bahwa dia harus bertahan, berjuang, dan yakin,".
"Hal ini dikarenakan proses yang panjang," tukasnya menambahkan.
Salah satu alasan Zidane ingin sang pemain bertahan lantaran ia sempat mengalami musim mengesankan bersama Real Sociedad musim lalu.
Hanya saja memang keinginan Odegaard untuk pergi tidak bisa ia cegah sebagaimana yang ia harapkan.
Baca juga: Fakta Unik Kemenangan Inter Milan Jumpa Fiorentina: Ledakan Nicolo Barella & Achraf Hakimi
Zidane mengaku legowo dan berharap Odegaard merasa bahagia dengan keputusannya tersebut.
"Dia adalah pemain yang saya minta untuk kembali, setelah menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman bersama Real Sociedad," tegasnya.
"Semuanya belum sesuai dan pada akhirnya semua terserah dia, saya berharap ia bahagia,".
Arsenal sendiri cukup beruntung bisa menuntaskan transfer kepindahan Odegaard ke Emirates Stadium.
Hal ini mengingat mereka baru saja kehilangan sosok playmakar terbaik dalam diri Mesut Ozil yang baru saja pindah ke Fenerbache.
Kedatangan Odegaard dipandang mampu menjadi opsi terbaik untuk menjalankan peran yang ditinggalkan Ozil tersebut.
Baca juga: Dipinjamkan Martin Odegaard, Arsenal Berterima Kasih ke Real Madrid, Langsung Beri Nomor Mesut Oezil
Berbicara tentang sosok Martin Odegaard, ia dipandang sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Dengan usianya yang masih 22 tahun, Odegaard telah mampu menjadi harapan Timnas Norwegia untuk meraih prestasi terbaiknya.
Hanya saja memang di level klub, situasi yang dialami Odegaard cukup sulit di Real Madrid musim ini.
Minimnya menit bermain yang diberikan oleh Odegaard menjadi sesuatu hal yang dipermasalahkan oleh sang pemain.
Ditambah belum ada jaminan tempat utama dari Zinedine Zidane dalam skuat Real Madrid menambah pelik permasalahan yang ada.
Alhasil Odegaard memiliki keinginan untuk hengkang dari Real Madrid guna mendapatkan menit bermain yang lebih baik.
Dan Arsenal sementara menjadi tempat pelabuhan sementara berkarier bagi Odegaard.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gelandang-arsenal-asal-norwegia-martin-odegaard-dengan-mikel-arteta.jpg)