Breaking News:

Liga Italia

Hasil Liga Italia, Inter Milan vs Lazio: Bermain Selama 72 Menit, Eriksen Dinilai Mulai Berkembang

Conte menyebut bahwa perkembangan gelandang asal Denmark ini mulai bisa masuk pada situasi cara bermain klub berjuluk Nerazzurri.

MARCO BERTORELLO / AFP
Gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen (kanan) menantang gelandang Brazil Lazio, Lucas Leiva dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. Marco BERTORELLO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen mendapatkan kepercayaan bermain selama 72 menit dalam kemenangan timnya atas Lazio.

Christian Eriksen digantikan oleh Roberto Gagliardini pada menit 72 ketika Inter Milan mengalahkan Lazio dengan skor 3-1 lanjutan pekan 22 Liga Italia, pada Senin (15/2/2021) dini hari tadi.

Berlangsung di Giuseppe Meazza, gol kemenangan tuan rumah Inter Milan lewat brace Romelu Lukaku (22'p 45') dan satu sumbangan dari tandemnya Lautaro Martinez.

Romelu Lukaku menjadi bintang kemenangan Inter Milan dengan 2 gol dan satu asisst yang dibuat untuk melayani tandemnya tersebut.

Gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen (Depan) dan gelandang Serbia Lazio Sergej Milinkovic-Savic mengincar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan.
Marco BERTORELLO / AFP
Gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen (Depan) dan gelandang Serbia Lazio Sergej Milinkovic-Savic mengincar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. Marco BERTORELLO / AFP (Marco BERTORELLO / AFP)

Baca juga: HASIL Liga Italia - Lukaku Borong 2 Gol Kemenangan Inter Milan, Lautaro Martinez Akui Kewalahan

Baca juga: KLASEMEN Liga Italia Terbaru - Inter Milan Gusur AC Milan, AS Roma Sodok Posisi Ketiga, Juventus?

Selain peforma impresif Lukaku, penampilan 72 menit Eriksen menuai pujiang dari sang pelatih Inter Milan Antonio Conte.

Menurutnya, Eriksen mulai memahami apa yang diingingkan pihak klub perihal visi bermain yang sebelumnya tidak dipahaminya.

Eriksen dinilai mulai berkembang dan berhasil beradaptasi dengan kultur sepak bola Liga Italia yang berbeda dengan kompetisi tim terdahulunya.

“Christian Eriksen mulai memahami apa yang kami inginkan darinya dan saya pikir fakta dia bermain pekan lalu dan malam ini menunjukkan dia benar-benar berkembang," kata Antonio Conte dikutip dari laman Football-Italia.

"Ini adalah jalannya, semua orang perlu merasa bahwa mereka adalah protagonis dan kita dapat mengandalkan semua orang. Kami tahu hanya ada satu tujuan, dan itu membuat Inter bangga.”

"Saya pikir Christian memiliki beberapa masalah dalam menyelesaikannya, memahami sepak bola Italia, yang sangat sulit dan taktis dibandingkan dengan Liga Premier.

"Ada juga intensitas yang jauh lebih besar sekarang dibanding tahun-tahun sebelumnya di sini, ”lanjut sang pelatih.

Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (kiri) melakukan selebrasi bersama penyerang Argentina Inter Milan Lautaro Martinez (tengah) dan gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen setelah mencetak gol keduanya dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan.
Marco BERTORELLO / AFP
Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (kiri) melakukan selebrasi bersama penyerang Argentina Inter Milan Lautaro Martinez (tengah) dan gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen setelah mencetak gol keduanya dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. Marco BERTORELLO / AFP (MARCO BERTORELLO / AFP)

Baca juga: Dibalik Kemenangan Inter Milan atas Lazio, Misi Kudeta AC Milan Sukses, Lukaku Ukir Torehan Istimewa

Conte menyebut bahwa perkembangan gelandang asal Denmark ini mulai bisa masuk pada situasi cara bermain klub berjuluk Nerazzurri.

Perkembangan yang ditunjukan olehnya yakni dalam bertahan maupun menyerang sudah terlihat saat diberi kesempatan bermain.

Dia sudah mulai masuk ke dalam situasi ini, kami mencoba dengan segala cara untuk membuatnya nyaman, bahkan mengubah sistem taktis.

"Saya pikir sekarang dia telah melangkah ke arah kami, mulai memahami bahasa Italia, yang juga merupakan perkembangan penting. Dia memahami apa yang kita butuhkan," ungkap Conte.

“Eriksen sangat fokus saat bertahan sekaligus menyerang. Dia memiliki cengkeraman dan kekuatan yang berbeda di kakinya sekarang setelah latihan kebugaran.

“Dia adalah pilihan ekstra bagi kami dan saya lebih nyaman mengandalkan dia sekarang," tandas pelatih asal Italia tersebut.

Di sisi lain kemenangan Inter Milan atas Lazio memiliki kesan tersendiri bagi Romelu Lukaku.

dua gol yang dicetak Lukaku tersebut membuatnya menembus 300 gol sepanjang karier menjadi pesepakbola.

Penyerang Inter Milan asal Belgia Romelu Lukaku (CL) dan penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez berpelukan setelah Lukaku membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan.
Penyerang Inter Milan asal Belgia Romelu Lukaku (CL) dan penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez berpelukan setelah Lukaku membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Baca juga: HASIL LIGA ITALIA, Duet Lukaku & Lautaro Gemilang, Inter Milan Ambil Alih Kekuasaan dari AC Milan

300 gol yang telah dibukukannya tersebut diantaranya sukses dibuat saat berseragam Inter Milan sebanyak 56 gol dari 80 laga kompetitif.

Adapun gol sisanya dicetak Lukaku bersama Timnas Belgia (57), Manchester United (42), Everton (87), West Brom (17) dan Anderlecht (41).

Tak sampai disitu, keberhasilan penyerang asal Belgia ini dalam mengeksekusi penalti ternyata juga membuat sang pemain menorehkan catatan sempurna.

Lukaku tercatat telah berhasil mengkonversikan peluangnya dalam hal penalti sebanyak 10 kali dari 10 kali kesempatan.

Rasio keberhasilan yang ditorehkan Lukaku pun mencapai 100% dalam mengeksekusi penalti semenjak berseragam Inter Milan pada musim lalu.

Berkat kinerja Lukaku dalam berkontribusi kemenangan Inter Milan atas Lazio maka dihadiahi posisi sebagai pemuncak klasemen.

Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (2ndL) merangkul gelandang Kroasia Inter Milan Ivan Perisic setelah Perisic mencetak gol kedua dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Fiorentina vs Inter Milan pada 5 Februari 2021 di stadion Artemio-Franchi di Florence.
Alberto PIZZOLI / AFP
Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (2ndL) merangkul gelandang Kroasia Inter Milan Ivan Perisic setelah Perisic mencetak gol kedua dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Fiorentina vs Inter Milan pada 5 Februari 2021 di stadion Artemio-Franchi di Florence. Alberto PIZZOLI / AFP (Alberto PIZZOLI / AFP)

Klub berjuluk Nerazzurri ini berhasil memuncaki klasemen dengan memanfaatkan kekalahan AC Milan di pekan ini.

AC Milan gagal mendulang poin saat dikalahkan tim promosi Spezia dengan dua gol tanpa balas.

Alhasil pemuncak klasemen sementara Liga Italia dipegang oleh Nerazzurri dan AC Milan melorot ke posisi dua.

Hasil Liga Italia Pekan 22

Inter Milan 3-1 Lazio

Crotone 1-2 Sassuolo

Cagliari 0-1 Atalanta

Sampdoria 2-1 Fiorentina

AS Roma 3-0 Udinese

Spezia 2-0 AC Milan

Napoli 1-0 Juventus

Torino 0-0 Genoa

Bologna 1-1 Benevento

Klasemen Liga Italia

Standings provided by SofaScore LiveScore

(Tribunnews.com/Ipunk)

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Husein Sanusi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved