Breaking News:

Liga 2

Bermarkas di Tangerang, Rendra Soedjono: Dewa United Bukan Ancaman Persita dan Persikota

Dewa United bakal bermarkas di Stadion yang sama dengan Persita Tangerang yakni Indomilk Arena.

Dok. Dewa United FC
CEO Dewa United Kevin Hardiman (kiri) bersama dengan COO Dewa United Rendra Soedjono saat memperkenalkan pelatih Dewa United, Kas Hartadi, Senin (22/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Klub asal Tangerang, Dewa United baru saja diresmikan dan bakal bermain di Liga 2.

Dewa United sendiri merupakan nama anyar yang sebelumnya bernama Martapura FC.

Chief Operating Officer Dewa United, Rendra Soedjono mengatakan meski bermarkas di Tangerang, kehadiran Dewa United bukan untuk menyaingi klub Persita Tangerang dan Persikota Tangerang.

Baca juga: Pencetak Gol di Asia Challenge 2020 Susul Zulham Zamrun dan Fabiano Beltrame Pamit dari Persib

“Dewa United tidak memberi ancaman ke Persita atau Persikota. Kami ingin jadi tim muda yang profesional dan dicintai oleh pecinta sepak bola,” kata Rendra dalam konferensi pers secara daring, Senin (22/2/2021).

“Kami tidak menutup kepada siapa pun untuk memberi dukungan. Kami siap memberikan kesempatan untuk menjadi putra daerah. Tujuan kami hanya satu, ke Liga 1. Kami ingin mengisi kekosongan di Tangerang, tidak ada tim Liga 2,” sambungnya.

Dewa United bakal bermarkas di Stadion yang sama dengan Persita Tangerang yakni Indomilk Arena.

Baca juga: Gelandang Persita Tangerang Semringah Menyambut Piala Menpora 2021

Sementara lapangan latihan dan tempat penginapan pemain juga bakal ditempatkan di Tangerang.

Lebih lanjut, Rendra menunjukkan keseriusan Dewa United tampil di Liga 2 2021 yakni dengan mendatangkan pelatih berpengalaman Kas Hartadi.

Menurut pria yang berprofesi sebagai presenter itu Kas Hartadi sangat tepat menangani Dewa United karena pengalamannya yang tinggi khususnya dalam mengarungi kompetisi di Liga 2.

“Kami memiliki semangat keras ingin berhasil. Setelah mencari pelatih, akhirnya kami memilih Kas Hartadi,” kata Rendra.

“Alasan kami jelas, membutuhkan pelatih bermental juara. Beliau juga merasakan kerasnya Liga 2. Tidak semua pelatih di Indonesia memiliki pengalaman seperti ini,”

“Bermainnya sangat bagus, ini sesuai dengan filosofi kami. Kami ingin punya pelatih yang bisa membuat pelatih bekerja keras di lapangan,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved