Breaking News:

Piala Menpora 2021 Digelar Ada yang Keberatan, Kita Maklumi kata Zainudin Amali

Zainudin Amali turut menanggapi pandangan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menilai bahwa turnamen pramusim Piala Menpora 2021 tak sesuai

Dok: PSSI
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan surat izin turnamen pramusim Piala Menpora 2021 kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali turut menanggapi pandangan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menilai bahwa turnamen pramusim Piala Menpora 2021 tak sesuai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menpora mengatakan menerima keberatan itu, bahkan hal itu bakal dijadikan acuan agar turnamen pramusim benar-benar bergulir dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Kemudian kalau ada pihak yang keberatan ya kita maklumi itu dan keberatan dari pihak itu akan kita jadikan pegangan kita benar-benar menerapkan protokol kesehatan,” kata Menpora dalam konferensi pers secara daring, Rabu (24/2/2021).

Menpora menjelaskan, turnamen Piala Menpora 2021 yang telah diberikan izin oleh pihak Kepolisian sudah dengan penerapan prokes ketat.

Bahkan di dalam Stadion, orang-orang yang hadir juga dibatasi dan sudah melalui pengecekan Covid-19.

“Kita tahu bahwa sekarang ada PPKM skala mikro dan lain sebagainya, tentu tidak digeneralisir dan kegiatan di dalam Stadion itu sudah dibatasi maksimal 299 orang. Saya kira pihak kepolisian sudah mempertimbangkan berbagai hal,” kata Menpora.

Lebih lanjut, dalam turnamen Piala Menpora 2021 nanti ia hanya khawatir pada antusias para suporter.

Untuk itu ia meminta kepada seluruh suporter Klub Liga 1 agar menyaksikan pertandingan dari rumah saja dan jangan mengadakan nonton bareng.

Pasalnya, jika pelanggaran itu masih saja terjadi, pihak Kepolisian yang memberikan izin sewaktu-waktu bisa mencabutnya dan dampaknya Liga 1 dan Liga 2 2021 pada Juni mendatang juga tak bisa bergulir.

“Kalau dalam lapangan tidak masalah, tapi yang kita wanti-wanti tidak boleh ada nobar, nah untuk itu mereka akan disediakan siaran yang bisa ditonton secara langsung,” kata politikus Golkar tersebut.

“Bahkan saya minta kepada penyelenggara untuk menyiapkan live streaming yang bisa ditonton melalui HP.  Jadi tidak perlu kita khawatir kita lihat saja,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved