Breaking News:

Indra Sjafri Usai Vaksinasi Covid-19: Saya Imbau Semua Harus Vaksin

Indra Sjafri baru saja menerima vaksin Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

tribunnews.com/abdul majid
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri saat menunjukkan kartu hasil tanda sudah divaksin Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri baru saja menerima vaksin Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Usai divaksin, Indra Sjafri menceritakan pengalamannya.

Hal pertama yang ia jelaskan yakni alasannya untuk berani divaksin. Menurutnya, ini merupakan ikhtiar agar terhindar dari virus Covid-19.

"Saya sangat percaya dengan ikhtiar, usaha. Ini kan usaha untuk kita sehat, untuk bisa tidak tertular, ya saya jalani itu dan saya imbau ke masyarakat tidak mungkinlah vaksin ini diberikan ke masyarakat secara gegabah. Saya sudah merasaka ya minimal kita harus ikuti dan saya imbau harus vaksin lah," kata Indra Sjafri.

Lebih lanjut eks pelatih Timnas Indonesia U-19 itu, menceritakan tahapan-tahapan yang harus dilalui saat ingin vaksinasi di Istora Senayan.

Setidaknya ada empat tahap atau fase sebelum akhirnya mereka divaksinasi dan mendapatkan kartu tanda telah divaksin yang tertera pula jadwal vaksin tahap selanjutnya.

"Tahapan sebelum vaksin di sini ada empat kali. Pertama registrasi, habis itu cek data profil, kemudian isi lembaran pernah ada sakit terus dicek oksigen dan cek tensi darah. Setelah itu semua baru divaksin," cerita Indra.

"Setelah divaksin kita lapor lagi dan menunggu 30 menit kalau tidak ada masalah setalah itu dapat kartu ini untuk vaksin kedua dan boleh pulang," jelasnya.

Usai divaksinasi, Indra mengaku tak merasakan efek samping apa pun.

Sementara untuk jadwal vaksinasi tahap kedua akan dilakukan pada pertengahan Maret mendatang.

"Sampai saat ini belum merasa apa-apa. Biasa saja cuma biasa bekas disuntik agak pegal," kata Indra.

"Ada vaksin kedua nanti di tanggal 13 Maret. Sesuai dengan nik itu kan kita nomor hp di data, nanti  masuk pemberitahuannya," pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved