Breaking News:

Liga Italia

Hasil Liga Italia: Ibarat Politisi Ulung, Antonio Conte Racik Strategi Inter dengan Demokratis

Antonio Conte mengaku sisi demokratis dalam dirinya turut andil membawa Inter melesat di Liga Italia meninggalkan AC Milan dan Juventus.

Vincenzo PINTO / AFP
Antonio Conte mengaku sisi demokratis dalam dirinya turut andil membawa Inter melesat di Liga Italia meninggalkan AC Milan dan Juventus - Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte memberikan instruksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AS Roma vs Inter Milan pada 10 Januari 2021 di stadion Olimpiade di Roma. Vincenzo PINTO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil positif yang diraih Inter Milan di kancah Liga Italia tak bisa dilepaskan dari sosok Antonio Conte.

Tangan dingin Antonio Conte sejauh ini berhasil membuat Inter duduk di puncak singgasana Liga Italia, unggul dari AC Milan dengan selisih enam poin.

Laju tim berjuluk Nerazzurri itu seakan belum menemukan halangan pada Liga Italia musim ini.

Gelandang Italia Inter Milan Nicolo Barella (kiri) dan gelandang Parma Slovenia Jasmin Kurtic mengejar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs Inter Milan pada 4 Maret 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma.
MIGUEL MEDINA / AFP
Gelandang Italia Inter Milan Nicolo Barella (kiri) dan gelandang Parma Slovenia Jasmin Kurtic mengejar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs Inter Milan pada 4 Maret 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: Hasil Liga Italia: Inter Milan Kian Melesat Tinggalkan AC Milan dalam Perburuan Scudetto

Baca juga: AC Milan Wajib Keluar dari Zona Nyaman, Formasi Butuh Renovasi, Duet Leao-Rebic jadi Solusi

Teranyar, Inter berhasil mengalahkan Parma dengan skor 1-2 di Stadion Ennio Tardini, Jumat (5/3/2021).

Pelatih Inter Milan, Antonio Cote sedikit membeberkan rahasia dibalik moncernya performa anak asuhnya dalam mengarungi Serie A musim ini.

Dikutip dari laman Football Italia, pria asal Italia itu mengaku sisi demokratis dalam dirinya yang membuat racikannya jitu.

Ia merujuk dalam keluwesan dan keleluasaan yang ia miliki dalam memilih siapa saja yang akan tampil membela panji biru hitam khas Nerazzurri.

Terbukti dalam laga melawan Parma ini, ia membuat beberapa pergantian pemain di starting eleven.

Baca juga: Dilema Juventus antara Liga Champions & Scudetto, Habis Lazio Terbitlah Porto, Bagaimana Pirlo?

Nama Achraf Hakimi dan Alexis Sanchez dipercaya tampil sejak awal laga menggantikan Darmian dan Lautaro Martinez yang mengisi pos yang sama pada pertandingan pekan sebelumnya.

Pun dengan merujuk perubahan posisi yang dialami Arturo Vidal dan Christian Eriksen di lini tengah.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved