Liga 1
Persib Bandung Rasa Ajax, Tak Cuma Pemain-Pelatih, Bobotohnya Juga
Aroma Ajax Amsterdam tercium kuat dari satu sudut barat Pulau Jawa, tepatnya dari klub yang bermarkas di Bandung, Persib Bandung.
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung dianggap sebagai Ajax Amsterdam-nya Indonesia.
Hal itu diungkapkan bek asing Maung, Nick Kuipers yang menilai Persib Bandung mirip Ajax-nya Indonesia.
Anggapan itu diiyakan pemain anyar Persib Bandung, Ezra Walian.
Baca juga: Aroma Ajax Amsterdam Kian Kental di Persib Bandung Seiring Bergabungnya Ezra Walian
Aroma Ajax Amsterdam tercium kuat dari satu sudut barat Pulau Jawa, tepatnya dari klub yang bermarkas di Bandung, Persib Bandung.
Aroma itu menguat setelah Maung Bandung kedatangan eks PSM Makassar, Ezra Walian, sejak Minggu (14/3/2021).
Seperti diketahui, pemain 23 tahun itu cukup lama mengeyam pendidikan di akademi Ajax Amsterdam, yakni pada 2012-2017.
Baca juga: Persib Bandung Singgung Kualitas Ajax Amsterdam, Kode Pemain Anyar Bakal Merapat?
Kehadiran Ezra membuat jumlah jebolan klub asal Belanda itu di Persib Bandung menjadi tiga orang.
Selain Ezra, dua pilar Persib lainnya yang juga beraroma Ajax adalah sang pelatih, Robert Alberts, dan striker asing, Geoffrey Castillion.
Robert tercatat pernah membela Ajax pada 1966-1976, sedangkan Geoffrey menjadi pemain Ajax pada 2005-2010.
Ternyata, aroma Ajax Amsterdam di tubuh Persib Bandung tidak hanya tercium dari pelatih dan pemainnya saja.
Baca Juga: Jebolan Timnas U-19 Indonesia dan Mantan Pemain Persib Bandung Resmi Berlabuh di Barito Putera
Menurut Ezra, aroma Ajax di Persib juga tercium dari bobotoh, suporter yang selalu mendukung Maung Bandung.
Hal itu senada dengan pernyataan Nick Kuipers kepada media Belanda, 1limburg, yang menyatakan bahwa Persib sudah seperti Ajax-nya Indonesia.
"Nick pernah bilang Persib adalah Ajax-nya Indonesia, dan saya setuju dengan pernyataannya," ucap Ezra dalam live Instagram bareng Persib Bandung, Selasa (16/3/2021) sore WIB.
"Itu terlihat dari level suporternya yang terlihat berbeda dari tim lain yang besar dan loyal di Indonesia," tutur Ezra lagi.
Baca Juga: Ayah Valentino Rossi Puji Franco Morbidelli: Lebih Hebat dari Quartararo dan Vinales

Sebelumnya, pada Januari lalu, Kuipers menjelaskan alasan Persib layak disebut Ajax-nya Indonesia.
Menurut Kuipers, gelar itu layak didapatkan Maung Bandung karena punya basis suporter yang sangat besar di Indonesia.
Atmosfer yang ditunjukkan bobotoh tampaknya sama seperti pengalaman Nick Kuipers waktu bermain di Liga Belanda musim 2017/2018 dan 2018/2019 lalu.
Baca Juga: Meski Sempat Loyo, Debut Pemain Asing Arema FC Dapat Pujian dari Sang Asisten Pelatih
Saat itu, Nick berkesempatan menghadapi Ajax Amsterdam, yakni saat membela ADO Den Haag dan kemudian FC Emmen.
"Itu (Persib) adalah Ajax-nya Indonesia," tegasnya.
"Mereka (Persib) punya suporter di seluruh negeri, itu sungguh aneh," imbuhnya.