Breaking News:

Liga Champions

Ada yang Nyindir Juventus, Eks Pelatih AC Milan Puji Kinerja Chelsea & Tuchel saat Jinakkan Porto

Sindiran Fabio Capello kepada Juventus yang menyebut bahwa Porto bukan kesebelasan yang tak bisa dikalahkan, singgung Chelsea dan Tuchel.

CRISTINA QUICLER / AFP
Pelatih Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel memberi selamat kepada para pemainnya setelah memenangkan pertandingan sepak bola perempat final leg pertama Liga Champions UEFA antara FC Porto dan Chelsea FC di stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville pada 7 April 2021. CRISTINA QUICLER / AFP 

Tak berhenti sampai di situ, Fabio Capello memuji langkah dan keputusan yang diambil oleh Thomas Tuchel sebagai pelatih.

Sebagai catatan saja, pada laga sebelum melawan Porto, The Blues dibantai habis di kandangnya oleh WBA lewat skor 5-2.

Namun Tuchel membuktikan kualitasnya dengan mampu mengangkat moral bertanding Timo Werner cs.

Gelandang Chelsea asal Inggris, Mason Mount (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekan setimnya pada pertandingan sepak bola perempat final leg pertama Liga Champions UEFA antara FC Porto dan Chelsea FC di stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville pada 7 April 2021.

CRISTINA QUICLER / AFP
Gelandang Chelsea asal Inggris, Mason Mount (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekan setimnya pada pertandingan sepak bola perempat final leg pertama Liga Champions UEFA antara FC Porto dan Chelsea FC di stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville pada 7 April 2021. CRISTINA QUICLER / AFP (CRISTINA QUICLER / AFP)

"Tuchel mempersiapkannya dengan baik, pertahanannya sangat bagus, sama sekali tidak membiarkan Porto, meskipun mereka mencoba untuk mendorong ke depan."

“Gol Mason Mount adalah sebuah permata. Tuchel juga mengganti lima pemain dibandingkan dengan permainan yang dia hilangkan di Liga Premier pada akhir pekan. Itu menunjukkan bahwa dia mengendalikan situasi."

Apa yang diungkapkan oleh Capello jelas menjadi sindiran keras bagi Juventus.

Tidak bisa dipungkiri kembali bahwa musim 2020/2021 bukan menjadi musim apik bagi Bianconeri.

Bagaimana tidak, tim besutan Andrea Pirlo itu memiliki proyek yang gagal total di dua kompetisi prestis, baik itu Liga Champions dan Liga Italia.

Dalam ajang Serie A, Bianconeri diprediksi kuat akan kehilangan gelar Scudettonya musim ini.

Setelah memiliki hegemoni yang mengakar kuat selama sembilan musim beruntun, musim ini menjadi waktunya bagi Inter Milan menyudahi dominasi dari Ronaldo dkk.

(Tribunnews.com/Giri)  

Ikuti berita Liga Champions dan Juventus

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved