Breaking News:

Liga Italia

Inter Milan Perlu Naik Level Lagi untuk Ulang Memori Manis 2009/2010, SMS jadi Referensi

Mantan pemain Inter Milan, Cristiano Zanetti menilai bekas klubnya itu butuh naik satu tangga lagi untuk mengulang prestasi musim 2009/2010.

Marco BERTORELLO / AFP
Gelandang Denmark Inter Milan Christian Eriksen (Depan) dan gelandang Serbia Lazio Sergej Milinkovic-Savic mengincar bola selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Lazio Roma pada 14 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. Marco BERTORELLO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan dinilai masih membutuhkan satu tangga lebih tinggi lagi untuk bisa mengulang catatan musim 2009/2010.

Komentar dan penilaian tersebut dilontarkan oleh mantan gelandang Inter Milan, Cristiano Zanetti.

Sebagaimana yang diketahui, terakhir kali masa keemasan Nerazzurri terjadi pada musim 2009/2010.

Kala itu klub yang juga berjuluk La Baneamata itu dibesut oleh pelatih top dunia, Jose Mourinho.

Baca juga: Dua Pemain Terbuang Hidupkan Asa Inter Milan Akhiri Puasa Gelar Liga Italia

Baca juga: PREDIKSI Liga Champions: Thomas Tuchel Bikin Permintaan agar Real Madrid Singkirkan Liverpool

Bek Italia Inter Milan Alessandro Bastoni (tengah) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan setelah Inter membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Cagliari pada 11 April 2021 di stadion San Siro di Milan.
Alberto PIZZOLI / AFP
Bek Italia Inter Milan Alessandro Bastoni (tengah) dan rekan satu timnya merayakan kemenangan setelah Inter membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Cagliari pada 11 April 2021 di stadion San Siro di Milan. Alberto PIZZOLI / AFP (Alberto PIZZOLI / AFP)

Berbekal skuat 'seadanya' nyatanya Nerazzurri mampu membuat gebrakan di kancah domestik maupun kompetisi elite benua biru.

Tak tanggung-tanggung, raihan treble winner menjadi capaian menawan yang dimiliki Inter kala itu.

Skuat Nerazzurri di musim 2009/20210 disesaki nama pema9in seperti Javier Zanetti, Diego Milito, Samuel Eto'o, Wesley Sneijder, hingga Dejan Stankovic.

Namun selepas periode tersebut, penurunan performa Inter Milan tak bisa terbendung.

Sekalipun melakukan bongkar pasang pemain dan pelatih, nyatanya tak bisa mengulang kesuksesan Nerazzurri era Jose Mourinho.

Hingga pada akhirnys musim 2020/2021 menjadi peluang besar bagi Inter Milan memulainya dengan gelar Liga Italia.

Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved