Breaking News:

Liga Italia

Inter Milan Melesat Jauh di Liga Italia, Milan Skriniar Kaget dengan Performa Nerazzurri

Keunggulan 11 poin Inter Milan dari para rival diakui Milan Skriniar sebagai sesuatu yang tak disangka sebelumnya.

MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Inter Milan dari Chili Alexis Sanchez (kanan) merayakan kemenangan dengan gelandang Kroasia Inter Milan Ivan Perisic (2ndL), pemain depan Inter Milan dari Belgia Romelu Lukaku (kiri) dan gelandang Inter Milan Kroasia Ivan Perisic setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs Inter Milan pada 04 Maret 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma. - Keunggulan 11 poin Inter Milan dari para rival diakui Milan Skriniar sebagai sesuatu yang tak disangka sebelumnya. 

Menurut Skriniar, Conte kini menghendaki Inter memulai serangan dari belakang, dan bertahan dari lini depan.

Hasilnya pun terlihat di periode akhir Liga Italia musim ini.

Romelu Lukaku cs sukses mencatatkan 9 clean sheet dalam 13 laga terakhir mereka di Serie A.

Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (kanan) merayakan dengan penyerang Inter Milan Argentina Lautaro Martinez setelah membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Sassuolo pada 7 April 2021 di stadion San Siro di Milan.
Isabella BONOTTO / AFP
Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (kanan) merayakan dengan penyerang Inter Milan Argentina Lautaro Martinez setelah membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter Milan vs Sassuolo pada 7 April 2021 di stadion San Siro di Milan. Isabella BONOTTO / AFP (Isabella BONOTTO / AFP)

Baca juga: Inter Milan Lupa Cara Kalah, Nerazzurri Mulai Terbiasa Lihat Tim Lain Merana

"Kami jujur tak mengira dapat unggul dengan selisih yang cukup jauh. Dan ini bukan hanya soal kami bertiga yang menjadi pemain belakang," ungkap Milan Skriniar dikutip dari Sempre Inter.

"Anda dapat melihat di beberapa laga teranyar kami, kami bertahan dengan cukup dalam dan tertata. Lawan kami pun kesulitan untuk membuat tendangan ke gawang."

"Itu semua juga berkat pemain depan dan tengah kami. Strategi bertahan kami dimulai dari depan, dan kami membangun serangan dari posisi penjaga gawang," sambungnya.

Alih-alih memberi penghargaan pada dirinya dan rekan duet di belakang, Skriniar malah kagum dengan kekuatan lini depan Nerazzurri.

Baca juga: Papan Atas Liga Italia Memanas, Atalanta vs Juventus, Duel Tim Pertahanan vs Penyerangan Terbaik

Pos depan yang diawaki Romelu Lukaku, Lautaro Martinez, dan Alexis Sanchez itu mampu mengahdirkan teror nyata di pertahanan lawan.

Tak hanya itu, para pemain tersebut juga mampu menahan bola dalam waktu lama untuk menunggu dukungan dari lini kedua datang.

Barisan pemain depan Inter pun otomatis tak hanya memiliki tugas untuk mencetak gol.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved