Breaking News:

Piala Menpora 2021 Diapresiasi Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting mengapresiasi penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021

Tribunnews/Jeprima
Pertandingan PSS Sleman (putih) kontra Persib Bandung (biru) dalam laga leg kedua babak semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (19/4/2021) malam. Persib Bandung berhasil melaju ke babak final setelah pada leg kedua ini bermain imbang dengan PSS Sleman dengan skor 1-1 (0-0). Seperti diketahui, pada leg pertama, Persib Bandung berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting mengapresiasi penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021 yang dinilainya sukses menerapkan protokol kesehatan.

Akan tetapi pihaknya menyayangkan terjadinya kerumunan yang dilakukan para suporter Persija Jakarta di Bundaran HI usai Persija dinobatkan menjadi juara Piala Menpora 2021.

“Satgas covid mengapresiasi penyelenggaraan Piala Menpora, tetapi soal suporter ini kami sangat menyayangkan ada kerumunan yang terjadi,” kata Alexander K Ginting dalam konferensi pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

“Satgas Covid-19 nasional tetap fokus agar 3M dan 3T, Jadi tanggung jawab bersama. demikian harapan kami, sehingga kegiatan olahraga ini bisa membangun kita menuju bangsa yang kita cita-citakan,” sambungnya.

Untuk melihat dampak yang terjadi dari kerumunan tersebut, pihaknya meminta data Puskesmas dan Rumah Sakit bilamana ada yang positif Covid-19.

Pemantauan tersebut dilakukan hingga 10 hari kedepan. Namun ia berharap tak ada penyebaran Covid-19 dari kejadian tersebut.

“Untuk suporter kita akan kerja sama untuk seluruh elemen yang ada. Bagi yang positif bisa isolasi mandiri, yang sakit dirawat. Kami akan bekerja sama dengan Rumah Sakit, Puskesmas, dan PPKM skala mikro di Desa dan Kelurahan,” kata Alexander.

“Kita akan menunggu 7 sampai 10 hari yang akan datang, dari sini kita akan lihat bagaimana pengawasan dari akibat pelanggaran terhadap 3M ini, terutama soal kerumunan kemarin, semoga 7 sampai 10 hari tidak ada lonjakan kasus,” pungkasnya.

Sementara itu, terkait kerumunan baik di Bundaran HI dan di Bandung, pihak Kepolisian masih terus mendalami motif yang terjadi.

Bahkan mereka telah memeriksa sejumlah orang di Jakarta dan di Bandung.

“Dari kejadian HI itu Polda sudah periksa 65 orang, ada satu perempuan diamankan di Polda Metro,12 anak-anak, sisanya orang dewasa, sudah dilakukan pemeriksaan,” kata Asops Kapolri, Irjen Pol. Imam Sugianto.

“Tanggal 26 pagi mereka dipulangkan dengan membuat pernyataan. Tentunya saat ini Polda Metro tengah melakukan pendalaman, nanti akan dibicarakan kelanjutannya gimana,” lanjutnya.

“Kalau kejadian di Bandung, ada ungkapan kekecewaan dari Bobotoh juga sudah diamankan delapan orang dan dilakukan pemeriksaan berlanjut oleh Polda Jabar,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved