Breaking News:

Liga Inggris

Situasi Manchester United Memanas, Dedengkot Keluarga Glazer Beri Respon Dingin

Situasi di Manchester United yang tengah memanas ditanggapi dingin oleh kepala keluarga Glazer, Avram Glazer.

OLI SCARFF / AFP
Dalam foto file ini diambil pada 19 Agustus 2016, wakil ketua Manchester United AS Joel Glazer (kanan) dan Avram Glazer (kiri) menghadiri pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester United dan Southampton di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris. Dua belas klub paling kuat di Eropa mengumumkan peluncuran Liga Super Eropa yang memisahkan diri pada 19 April 2021 dalam potensi pergeseran seismik dalam cara sepak bola dijalankan, tetapi menghadapi tuduhan keserakahan dan sinisme. Enam tim Liga Premier, Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City dan Tottenham terlibat, bersama Real Madrid, Barcelona, ??Atletico Madrid, Juventus, Inter Milan dan AC Milan. Kepala Real Madrid Florentino Perez, yang diumumkan sebagai presiden ESL pertama, mengatakan perpisahan itu mencerminkan keinginan klub-klub besar. Situasi di Manchester United yang tengah memanas ditanggapi dingin oleh kepala keluarga Glazer, Avram Glazer. 

"Saya sudah menghabiskan waktu yang lama di Manchester dan Old Trafford."

"Adil untuk berkata, pemilik Palm Beach dan Manchester United Avram Glazer tidak bisa merasa lebih berjarak lagi ketika saya menemuinya," cuit Sally Lockwood.

Dikutip dari Manchester Evening News, beberapa pendukung Manchester United memang menghendaki adanya permintaan maaf yang terucap dari pihak eksekutif tim.

Namun, sejauh ini belum ada kata maaf terlontar dari mulut siapapun pemangku kebijakan di Setan Merah.

Baca juga: HASIL Liga Champions, Mantan Bek Manchester United: Phil Foden Pemain Muda Terbaik di Dunia Saat Ini

Bahkan seorang Ed Woodward pun tak berujar secara gamblang bahwa ia meminta maaf atas kisruh ESL beberapa waktu lalu.

Aksi protes yang pecah pada hari Minggu (2/5/2021) lalu merupakan buntut dari kekecewaan suporter The Red Devils atas tindakan semena-mena eksekutif klub.

Mereka memutuskan memabawa Manchester United untuk mengikuti ajang European Super League tanpa ada komunikasi dengan fans.

Carut-marut yang menyertai ESL pada akhirnya hanya menjadi akumulasi dari kekecewaan beberapa pendukung Setan Merah.

Dikutip dari BBC, para pendukung MU juga menganggap keluarga Glazer merupakan akar masalah yang menyebabkan prestasi klub merosot.

Setan Merah, sebelumnya, merupakan klub yang tak memiliki utang sepeser pun.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved