Breaking News:

Liga Champions

Chelsea Juara Liga Champions, Thomas Tuchel Beri Pep Guardiola Dua Catatan Pahit

Tuchel menjadi pelatih kedua yang sanggup memberikan tiga kekalahan beruntun untuk Guardiola setelah Juergen Klopp

PIERRE-PHILIPPE MARCOU / POOL / AFP
Pelatih Manchester City Spanyol Josep Guardiola (kiri) menyapa pelatih Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel menjelang pertandingan final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Chelsea di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, memberikan dua catatan menyakitkan untuk Pep Guardiola selepas kemenangan atas Manchester City pada final Liga Champions 2020-2021.

Chelsea sukses menyudahi perlawanan Manchester City dengan skor 1-0 dalam laga final di Estadio do Dragao, Sabtu (29/5/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Gol tunggal dari Kai Havertz memastikan The Blues berhak atas trofi Si Kuping Besar.

Kesuksesan ini menjadi hal manis bagi Thomas Tuchel, tetapi jadi catatan pahit buat Pep Guardiola selaku pelatih The Citizens.

Baca juga: Tuah Guardiola Tak Mempan ke Thomas Tuchel, Kalah Tiga Kali dalam 6 Minggu

Pelatih kepala Chelsea di Jerman Thomas Tuchel melakukan selebrasi setelah gelandang Inggris Chelsea Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London pada 5 Mei 2021.
Glyn KIRK / AFP
Pelatih kepala Chelsea di Jerman Thomas Tuchel melakukan selebrasi setelah gelandang Inggris Chelsea Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London pada 5 Mei 2021. Glyn KIRK / AFP (Glyn KIRK / AFP)

Tuchel jadi pelatih kedua yang mengalahkan Guardiola dalam sebuah pertandingan final.

Kali pertama Pep menderita kekalahan dalam partai puncak adalah pada Copa del Rey edisi 2010-2011 oleh Real Madrid asuhan Jose Mourinho.

Catatan selanjutnya, Tuchel menjadi pelatih kedua yang sanggup memberikan tiga kekalahan beruntun untuk Guardiola setelah Juergen Klopp melakukan hal serupa bersama Liverpool pada 2018.

Baca juga: Chelsea Juara Liga Champions, Aksi Malu-Malu NGolo Kante di Depan Trofi Bikin Fans The Blues Gemas

Bek Spanyol Chelsea Cesar Azpilicueta (tengah) merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021.
Bek Spanyol Chelsea Cesar Azpilicueta (tengah) merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. (SUSANA VERA / POOL / AFP)

Sebelum final Liga Champions, Chelsea asuhan Tuchel memetik kemenangan atas City arahan Guardiola di dua ajang berbeda.

Kemenangan pertama Chelsea didapat dari semifinal Piala FA, 17 April 2021, dengan skor 1-0.

Sebulan kemudian, di ajang Liga Inggris, London Biru membawa pulang kemenangan 2-1 saat melawat ke rumah Manchester Biru.

Baca juga: Akhir Tragis Perjalanan Sergio Aguero di Manchester City, Main 13 Menit dan Menangis

Reaksi pelatih Manchester City Spanyol Josep Guardiola pada akhir pertandingan final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Chelsea FC di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021.
Reaksi pelatih Manchester City Spanyol Josep Guardiola pada akhir pertandingan final Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Chelsea FC di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. (Jose Coelho / AFP / POOL)

Kalau menghitung rekor head-to-head secara keseluruhan, Guardiola masih sedikit unggul atas Tuchel.

Kedua pelatih tercatat sudah delapan kali bersua di semua kompetisi.

Hasilnya, Guardiola membuahkan empat kemenangan, sedangkan Tuchel tiga.

Adapun satu pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved