Breaking News:

Liga Champions

Ini Makna Selebrasi Unik Thomas Tuchel dan Pemain Chelsea selepas Juara Liga Champions

Pemain Chelsea dan pelatih Thomas Tuchel terlibat dalam selebrasi kemenangan yang cukup nyeleneh selepas menjuarai Liga Champions

SUSANA VERA / POOL / AFP
Bek Spanyol Chelsea Cesar Azpilicueta (tengah) merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. Pemain Chelsea dan pelatih Thomas Tuchel terlibat dalam selebrasi kemenangan yang cukup nyeleneh 

TRIBUNNEWS.COM - Kebahagiaan Thomas Tuchel dan para pemain Chelsea selepas menjuarai Liga Champions diungkapkan dengan cara beraneka rupa.

Beragam selebrasi kemenangan, seperti berlari berkeliling lapangan, menari, dan menyanyi diperagakan oleh punggawa Chelsea setelah mengalahkan Manchester City di Final Liga Champions.

Namun, terdapat satu selebrasi dilakukan Thomas Tuchel dan pemain Chelsea yang barangkali membuat para pecinta sepak bola garuk-garuk kepala.

Bek Spanyol Chelsea Cesar Azpilicueta (tengah) merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021.
Bek Spanyol Chelsea Cesar Azpilicueta (tengah) merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Champions UEFA di stadion Dragao di Porto pada 29 Mei 2021. (SUSANA VERA / POOL / AFP)

Baca juga: Final Piala Super Eropa 2021, Chelsea vs Villarreal, Panggung Duo Pelatih Korban Pemecatan PSG

Dikutip dari akun Twitter resmi Chelsea, selebrasi tersebut dilakukan saat seluruh awak tim The Blues sudah berada di ruang ganti.

Para pemain lantas meminta sang pelatih, Thomas Tuchel, untuk melepas sepatunya.

Sepatu tersebut lalu dielu-elukan bak pahlawan yang mengantar klub asal London ini menjadi juara Liga Champions.

Rupanya, terdapat makna khusus di balik selebrasi 'nyeleneh' tersebut.

Baca juga: Profil Cesar Azpilicueta, Kapten Chelsea Pemilik Rekor Mentereng usai Menang Liga Champions

Pelatih Thomas Tuchel pun berkenan untuk berbagi kisah yang menyangkut selebrasi sepatu itu.

Dikutip dari talkSPORT, semuanya berawal saat Tuchel masih melatih klub Prancis, Paris Saint-Germain atau PSG.

Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi, memberi hadiah pada sang pelatih sepasang sepatu baru.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved