Breaking News:

Euro 2020

Harry Kane dan Raheem Sterling, Pisau Tajam Inggris di Euro 2021, Jaga Keseimbangan Taktik Southgate

harry Kane dan Raheem Sterling berubah menjadi duo paling mematikan di Euro 2021, keduanya adalah kunci Inggris bisa lolos ke Final

Frank Augstein / POOL / AFP
Pemain depan Inggris Harry Kane melakukan selebrasi setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. Frank Augstein / POOL / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Inggris memberikan apapun yang terbaik untuk mencapai Final Euro 2021.

Detriminasi, metalitas, kecerdasan, disiplin hingga tekad untuk mengemas kemenangan.

Memuji lini belakang Inggris yang dikawal Maguire-John Stones adalah salah satu yang terus diagungkan supporter Inggris.

Tetapi, pujian tidak akan cukup untuk Harry Kane dan Raheem Sterling.

Penyerang Inggris Harry Kane (tengah) dan gelandang Republik Ceko Vladimir Darida (kanan) berebut bola pada pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021.
Penyerang Inggris Harry Kane (tengah) dan gelandang Republik Ceko Vladimir Darida (kanan) berebut bola pada pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. (JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)

Baca juga: Declan Rice - Kalvin Phillips bawa Inggris ke Final Euro 2021, Bukti Romantisme Leeds dan West Ham

Baca juga: Jagokan Perancis, Zainudin Amali tak Ikuti Perjalanan Timnas Inggris dan Italia Hingga ke Final

Kane dan Sterling menciptakan duo yang sangat dinamis di lini depan, tugas keduanya tentu mencetak gol, tetapi Gareth Southgate, memberikan cara lain untuk menunjukkan kualitas keduanya.

Inggris mungkin bukan tim yang paling mengibur, paling menyerang atau paling dominan selama Euro 2021.

Namun, yang Inggris suguhkan adalah keseimbangan, ini yang ditunjukkan Southgate, dan duo Kane-Sterling memberikan yang Southgate butuhkan.

Sulit bermain dengan keseimbangan seperti yang Southgate inginkan, kapan bertahan, dan menyerang bukan hanya ditentukan momentum, namun ketika menyerang harus berpikir cara bertahan, pun sebaliknya.

Kane kesulitan dengan ini, di laga perdana, ia nyaris tidak mendapatkan bola yang diinginkannya.

Sterlin lebih nyaman, ketika memiliki tugas defensif, ia tidak melulu melakukan akselerasi, pengambilan keputusannya prima, dan golnya menghadapi Kroasia adalah buktinya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved